Berita

Harga Minyak Goreng Naik, Tertinggi Tembus Rp60 Ribu per Liter

SwaraWarta.co.id – Kenaikan harga minyak goreng kembali menjadi sorotan pada pekan ketiga April 2026. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan harga di sejumlah daerah merangkak naik, dengan lonjakan paling ekstrem terjadi di wilayah Indonesia bagian timur.

Berdasarkan catatan BPS, harga minyak goreng tertinggi menyentuh Rp60.000 per liter di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Angka ini sangat kontras dengan harga terendah nasional yang masih berada di kisaran Rp15.500 per liter, yang relatif sejalan dengan harga acuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara nasional, rata-rata harga minyak goreng untuk seluruh kategori (curah, premium, hingga Minyakita) mengalami kenaikan sebesar 1,21 persen dari sekitar Rp19.358 menjadi Rp19.592 per liter.

Sementara itu, harga Minyakita tercatat di kisaran Rp15.982 per liter, sedikit melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyoroti bahwa jumlah daerah yang terdampak kenaikan meningkat signifikan. “Pada minggu kedua itu hanya 177 kabupaten/kota, sekarang menjadi 207 kabupaten/kota,” ujarnya dalam rapat koordinasi inflasi. Jika dipersentasekan, kenaikan ini telah mencakup 57,50 persen wilayah Indonesia.

Penyebab Kenaikan: Biaya Kemasan, Bukan Kelangkaan

Menariknya, kenaikan harga minyak goreng kali ini bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan. Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa stok minyak goreng di pasar rakyat maupun ritel modern dalam kondisi melimpah dan aman.

Lantas, apa penyebabnya? Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa kenaikan harga lebih dipicu oleh faktor eksternal, terutama kenaikan harga plastik untuk kemasan. Biaya produksi yang meningkat ini akhirnya dibebankan kepada konsumen akhir.

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada minyak goreng, tetapi juga merembet ke komoditas lain seperti gula pasir yang turut naik 1,31 persen akibat faktor serupa.

Dampak pada Masyarakat dan Langkah Pemerintah

Meskipun secara nasional kenaikan harga relatif moderat, disparitas harga yang tajam antara wilayah barat dan timur Indonesia tetap menjadi tantangan besar. Pemerintah melalui BPS dan Kemendag terus memantau perkembangan harga di daerah serta berkoordinasi dalam rapat pengendalian inflasi untuk memastikan stabilitas harga pangan pokok tetap terjaga.

Dengan pasokan yang masih aman, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) karena dapat memicu lonjakan harga lebih lanjut. Fokus pemerintah saat ini adalah menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan daya beli masyarakat di tengah tekanan biaya produksi yang meningkat.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman, Begini Cara Akses untuk Menikmati Pertandingan Malam ini!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara akses link live streaming Timnas Indonesia vs Oman? Laga FIFA Matchday…

1 hour ago

Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!

SwaraWarta.co.id – Mengapa kearifan lokal dapat mengembangkan kebudayaan dan ilmu pengetahuan? Di tengah arus globalisasi…

1 hour ago

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

SwaraWarta.co.id – BPJS kelas 1 bayar berapa? Bagi Anda yang sedang merencanakan perlindungan kesehatan keluarga,…

6 hours ago

Bagaimana Penomoran Bangunan untuk Keluarga/Bangunan/Usaha yang Tidak Ada di Prelist? Berikut ini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana penomoran bangunan untuk keluarga/bangunan/usaha yang tidak ada di prelist? Memiliki alamat resmi…

6 hours ago

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

SwaraWarta.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengumumkan kebijakan BGN stop sementara pembangunan dapur baru untuk…

6 hours ago

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

SwaraWarta.co.id - Hari ini, pasar keuangan dikejutkan dengan pergerakan nilai tukar mata uang Garuda yang…

1 day ago