SwaraWarta.co.id – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, baru saja menjadi buah bibir setelah mengalami insiden yang bikin kaget banyak pihak. Saat membela klubnya, Sassuolo, dalam laga panas kontra AC Milan di Liga Italia, bek berusia 25 tahun itu terpaksa ditarik keluar lebih awal. Lantas, seperti apa kondisi terakhir sang pemain? Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, akhirnya buka suara memberikan bocoran kondisinya.
Pertandingan giornata ke-35 Serie A yang digelar di Stadion Mapei pada Minggu (3/5/2026) itu sesungguhnya berjalan indah untuk tim tuan rumah. Sassuolo berhasil membungkam raksasa Rossoneri dengan skor meyakinkan 2-0 melalui gol cepat Domenico Berardi (5′) dan eksekusi Armand Lauriente (47′).
Namun, euforia ini terusik oleh cederanya sang palang pintu utama tepat di menit ke-40. Dalam sebuah tayangan ulang, terlihat Jay Idzes mendarat dengan buruk saat berduel memperebutkan bola udara. Permasalahan serius pun muncul pada tumitnya, memaksanya menerima perawatan dan akhirnya digantikan oleh Woyo Coulibaly sebelum babak pertama usai-.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Selepas peluit panjang, Fabio Grosso langsung mengonfirmasi kondisi anak asuhnya. Berdasarkan pantauan tim medis, sang pemain mengalami cedera akibat kesalahan tumpuan saat mendarat. “Dia terjatuh cukup parah setelah melompat.
Ada masalah pada bagian tumitnya, dan dia sendiri yang meminta untuk diganti. Saya berharap ini bukan sesuatu yang serius atau berbahaya,” ungkap Grosso dengan raut cemas, seperti dikutip dari berbagai media Italia dan Indonesia pada Senin (4/5/2026).
Dari pernyataan ini, ada dua sinyal yang bisa ditangkap. Pertama, sang pelatih merasa sangat berharap cedera tersebut bukanlah cedera fatal, mengingat Jay adalah pilar yang tidak tergantikan di jantung pertahanan I Neroverdi. Musim ini, Jay nyaris selalu bermain sebagai starter untuk Sassuolo. Kedua, kabar ini juga menjadi ketakutan besar bagi Timnas Indonesia yang sangat bergantung pada sosoknya. Belum ada vonis pasti soal berapa lama sang “Iron Man” harus menepi. Proses observasi dan pemindaian lebih lanjut masih akan dijalani.
Banyak pihak kini menanti harap-harap cemas sambil berdoa semoga masalah tumit ini tidak membuat Jay Idzes absen panjang, terutama menjelang agenda padat Sassuolo di sisa kompetisi dan potensi panggilan FIFA Matchday di bulan Juni 2026 nanti.
Cedera ini mungkin bukan yang pertama, tetapi selalu bikin jantung berdebar. Satu hal yang pasti, kita semua berharap Jay Idzes kembali berlari kencang di lapangan hijau tanpa rasa sakit. Stay strong, Kapten!

















