Mengapa Proses Scan Hanya Koli Kontainer dan Carton Dilakukan pada Alur Proses Toko Uncheking, Bukan Scan Per Item?

- Redaksi

Saturday, 30 May 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mengapa proses scan hanya koli kontainer dan carton dilakukan pada alur proses toko unchecking, bukan scan per item?

mengapa proses scan hanya koli kontainer dan carton dilakukan pada alur proses toko unchecking, bukan scan per item?

SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan  membahas mengapa proses scan hanya koli kontainer dan carton dilakukan pada alur proses toko unchecking, bukan scan per item?

Dalam operasional logistik ritel yang efisien, kecepatan dan akurasi adalah dua pilar utama.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa proses unchecking di toko dilakukan dengan memindai (scan) koli kontainer atau karton, bukan memindai setiap item secara individual.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun sekilas memindai per item terasa lebih teliti, praktik industri menunjukkan bahwa metode scan koli jauh lebih unggul dalam menjaga produktivitas. Berikut adalah alasan mengapa strategi ini diterapkan.

  1. Optimalisasi Kecepatan dan Efisiensi Waktu

Toko ritel memiliki keterbatasan waktu, terutama saat barang datang dalam jumlah besar di jam-jam sibuk. Jika staf harus membongkar setiap karton dan memindai ribuan item satu per satu, proses penerimaan barang akan memakan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari. Dengan memindai kode unik pada koli atau karton (License Plate Number atau LPN), staf dapat mengonfirmasi seluruh isi karton dalam hitungan detik. Hal ini memungkinkan barang segera dipindahkan ke area penjualan (floor display).

  1. Mengurangi Potensi Human Error

Manusia rentan terhadap kesalahan saat melakukan tugas repetitif dalam volume tinggi. Memindai satu per satu item meningkatkan risiko missed scan atau kesalahan input manual. Sistem manajemen gudang (WMS) yang modern telah terintegrasi dengan Packing List yang akurat. Dengan memindai koli, sistem secara otomatis mencocokkan isi karton dengan data yang terdaftar, sehingga meminimalisir risiko selisih stok yang disebabkan oleh kelalaian manusia.

  1. Pemanfaatan Teknologi Batch Processing

Sistem logistik modern menggunakan konsep batch processing. Karton sudah disiapkan di pusat distribusi (DC) dengan daftar isi yang sudah diverifikasi melalui system-driven picking. Jadi, ketika karton tersebut sampai di toko, ia dianggap sebagai unit logistik yang utuh. Pemindaian koli berfungsi sebagai validasi logistik bahwa pengiriman telah tiba dalam kondisi tersegel dan sesuai dengan manifestasi yang dikirimkan.

  1. Mengurangi Bottleneck di Area Backroom

Area backroom atau gudang toko seringkali sempit. Jika proses unchecking dilakukan per item, barang-barang akan menumpuk lebih lama di area tersebut, menghambat pergerakan staf dan membuat gudang menjadi berantakan. Metode scan koli memastikan alur barang masuk ke floor berjalan lancar, menjaga gudang tetap bersih, dan memaksimalkan inventory turnover.

Metode scan koli pada proses unchecking bukan berarti mengabaikan ketelitian, melainkan sebuah bentuk optimalisasi proses. Dengan mengandalkan integritas data dari pusat distribusi dan memanfaatkan efisiensi pemindaian karton, toko dapat mencapai keseimbangan antara akurasi stok dan kecepatan operasional. Strategi ini memastikan bahwa barang tersedia di rak tepat waktu, sehingga pelanggan selalu mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Baca Juga :  Moh Fakhuri ayah Almarhumah calon dokter muda Aulia Risma Wafat selasa ini.

 

Berita Terkait

Mengapa Pancasila Penting bagi Bangsa Indonesia? Ini Alasan Utama yang Wajib Kamu Tahu!
Upaya Apa yang akan Kamu Lakukan untuk Melestarikan Budaya yang Ada di Indonesia Seperti NTT? Mari Kita Bahas!
Berapa Lama Sampel Makanan Harus Disimpan Sebagai Bank Sampel pada Pengelolaan Pangan Siap Saji? Berikut Pembahasannya!
Apa Saja Langkah Konkrit yang Dapat Diambil oleh Mahasiswa Baru untuk Meningkatkan Kedisiplinan dalam Kehidupan Sehari-hari Selama di Kampus?
Mengapa Kita Harus Berhati-hati dalam Membagikan Informasi di Internet? Jelaskan dengan Menggunakan Konsep Bahwa Informasi di Internet Bersifat Publik
Bagaimana Cara Menjaga Reputasi Diri di Dunia Maya? Jelaskan Minimal 4 Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Memposting
Siapa yang Menjahit Bendera Merah Putih? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!
Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif di Era Digital? Simak Begini Penjelasannya!

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 09:56 WIB

Mengapa Pancasila Penting bagi Bangsa Indonesia? Ini Alasan Utama yang Wajib Kamu Tahu!

Thursday, 27 August 2026 - 07:16 WIB

Upaya Apa yang akan Kamu Lakukan untuk Melestarikan Budaya yang Ada di Indonesia Seperti NTT? Mari Kita Bahas!

Wednesday, 26 August 2026 - 08:02 WIB

Berapa Lama Sampel Makanan Harus Disimpan Sebagai Bank Sampel pada Pengelolaan Pangan Siap Saji? Berikut Pembahasannya!

Tuesday, 25 August 2026 - 11:26 WIB

Apa Saja Langkah Konkrit yang Dapat Diambil oleh Mahasiswa Baru untuk Meningkatkan Kedisiplinan dalam Kehidupan Sehari-hari Selama di Kampus?

Monday, 24 August 2026 - 10:13 WIB

Mengapa Kita Harus Berhati-hati dalam Membagikan Informasi di Internet? Jelaskan dengan Menggunakan Konsep Bahwa Informasi di Internet Bersifat Publik

Berita Terbaru