Apa Itu Hantavirus?
SwaraWarta.co.id – Pernahkah kamu merasa khawatir saat sedang bersih-bersih gudang yang sudah lama tidak terpakai? Ternyata, kewaspadaan itu ada alasannya.
Di balik tumpukan barang tua atau debu yang menebal, mungkin saja terdapat ancaman kesehatan yang serius.
Salah satu yang sering luput dari perhatian adalah Hantavirus. Meski terdengar asing dibandingkan virus lainnya, memahami apa itu Hantavirus sangatlah penting agar kamu bisa menjaga kesehatan diri dan keluarga dari risiko yang tak terduga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara sederhana, Hantavirus adalah sekelompok virus yang utamanya disebarkan oleh hewan pengerat, seperti tikus. Virus ini bukan jenis baru, namun dampaknya bisa sangat fatal bagi manusia.
Berbeda dengan flu biasa, Hantavirus dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat yang dikenal dengan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) atau masalah ginjal yang disebut Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).
Kunci utama yang perlu kamu ingat adalah virus ini bersifat zoonosis, artinya berpindah dari hewan ke manusia. Uniknya, tikus yang membawa virus ini tidak terlihat sakit sama sekali, sehingga mereka tampak seperti tikus rumahan biasa namun membawa “bom waktu” di dalam tubuhnya.
Banyak yang salah kaprah dan mengira virus ini menular lewat gigitan saja. Padahal, cara penularannya jauh lebih halus. Berikut adalah beberapa jalur penyebaran yang perlu kamu waspadai:
Ini adalah cara yang paling umum. Ketika kotoran, urine, atau air liur tikus yang mengandung virus mengering dan tercampur dengan debu, virus tersebut bisa melayang di udara. Saat kamu menyapu atau membersihkan ruangan yang kotor, tanpa sengaja kamu menghirup udara tersebut.
Jika kamu menyentuh benda yang sudah terkena kotoran tikus, lalu secara tidak sadar menyentuh mulut, hidung, atau mata, virus bisa masuk ke sistem tubuhmu. Itulah mengapa mencuci tangan adalah aturan wajib setelah bersih-bersih.
Meski jarang, mengonsumsi makanan yang telah diacak-acak oleh tikus yang terinfeksi juga bisa menjadi jalur masuknya virus ke dalam tubuh kamu.
Hantavirus punya masa inkubasi yang cukup lama, biasanya antara 1 hingga 8 minggu setelah terpapar. Pada tahap awal, gejalanya mirip sekali dengan flu, seperti:
Jika kondisinya memburuk, kamu mungkin akan mengalami sesak napas yang hebat karena paru-paru terisi cairan. Jika sudah sampai di tahap ini, bantuan medis darurat sangat diperlukan.
Mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Kamu bisa memulai langkah perlindungan dengan cara yang simpel:
Dengan memahami apa itu Hantavirus, kamu kini bisa lebih waspada dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jangan biarkan tikus menjadi penghuni tetap di rumah kamu, ya!
SwaraWarta.co.id - Pengin urus berbagai dokumen kependudukan tanpa perlu repot membawa fisik KTP ke mana-mana?…
SwaraWarta.co.id – Nama Eliano Reijnders langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Gelandang Persib Bandung…
SwaraWarta.co.id - Dunai maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang diduga menampilkan seorang siswi SMA…
SwaraWarta.co.id - Berapa harga paspor 10 tahun saat ini menjadi salah satu pertanyaan yang paling…
SwaraWarta.co.id - Memahami perbedaan SSD dan HDD merupakan langkah awal yang krusial sebelum kamu memutuskan…
SwaraWarta.co.id - Simvastatin obat apa sih sebenarnya? Pertanyaan ini sering kali muncul ketika dokter memberikan…