SwaraWarta.co.id – Mimpi Timnas Korea Selatan untuk melangkah jauh di ajang Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Raksasa sepak bola Asia yang dijuluki Taegeuk Warriors ini dipastikan angkat koper lebih awal setelah babak penyisihan grup usai.
Hasil pahit ini menjadi sorotan tajam bagi pencinta sepak bola dunia, mengingat reputasi besar sang kapten Son Heung-min dan kawan-kawan di kancah internasional.
Bagi Anda yang melewatkan dinamika kompetisi ini, berikut ulasan lengkap mengenai penyebab tersingkirnya Korea Selatan serta evaluasi performa mereka sepanjang turnamen.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Kegagalan Korea Selatan di Grup A
Berada di Grup A bersama raksasa tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko, langkah Korea Selatan memang sudah diprediksi tidak akan mudah. Namun, petaka sesungguhnya terjadi pada laga pamungkas penyisihan grup.
Menghadapi Afrika Selatan di Monterrey Stadium, Korea Selatan harus menelan kekalahan tipis 0-1 akibat gol tunggal Thapelo Maseko pada menit ke-62. Kekalahan ini membuat skuad asuhan mereka finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi 3 poin, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin | Selisih Gol |
| 1 | Meksiko | 3 | 3 | 0 | 0 | 9 | +6 |
| 2 | Afrika Selatan | 3 | 1 | 1 | 1 | 4 | -1 |
| 3 | Korea Selatan | 3 | 1 | 0 | 2 | 3 | -1 |
| 4 | Republik Ceko | 3 | 0 | 1 | 2 | 1 | -4 |
Pupusnya Harapan Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik
Meski finis di peringkat ketiga, Korea Selatan sempat menjaga asa untuk lolos ke babak 32 besar lewat jalur Peringkat 3 Terbaik. Di format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara, beberapa tim peringkat ketiga memang diberikan tiket lolos ke fase gugur.
Namun, kepastian nasib buruk Korea Selatan akhirnya terkunci pada hari Minggu, 28 Juni 2026. Pertandingan di grup lain—khususnya kemenangan dramatis RD Kongo 3-1 atas Uzbekistan di Grup K—membuat perolehan poin Korea Selatan kalah bersaing. Dengan hanya mengantongi 3 poin dan selisih gol -1, posisi mereka terlempar dari zona aman klasemen khusus peringkat 3 terbaik.
Evaluasi dan Masa Depan Skuad
Kegagalan ini memicu gelombang kritik di dalam negeri. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:
- Tumpulnya Lini Serang: Penyerang bintang seperti Son Heung-min yang baru dimasukkan di babak kedua laga terakhir akibat pemulihan kondisi tidak mampu membongkar pertahanan rapat lawan.
- Transisi Bermain: Lini tengah yang dikomandoi Lee Kang-in kerap kehilangan momentum saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
Piala Dunia 2026 ini merupakan penampilan ke-11 secara beruntun bagi Korea Selatan di ajang bergengsi empat tahunan tersebut. Berakhirnya perjalanan mereka di fase grup tentu menjadi tamparan keras sekaligus momentum besar untuk merombak total strategi demi mengembalikan kejayaan sepak bola nasional di masa depan.

















