Berita

Mengapa Hotel Sultan Dieksekusi? Ini Sejarah Panjang Sengketa Lahan yang Berakhir Dramatis

SwaraWarta.co.id – Mengapa hotel Sultan Dieksekusi? Eksekusi pengosongan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada 18 Juni 2026 menjadi peristiwa hukum yang menyita perhatian publik.

Proses yang berlangsung selama puluhan tahun ini akhirnya menemui titik terang setelah pengadilan memutuskan bahwa lahan seluas Blok 15 GBK tersebut adalah aset negara yang harus dikembalikan kepada pemerintah-.

Asal Mula Sengketa

Konflik ini berakar pada perbedaan pandangan mengenai status lahan Hotel Sultan. Sejarahnya dimulai pada tahun 1970-an ketika Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meminta Pertamina membangun hotel berstandar internasional untuk Konferensi Pariwisata Asia-Pasifik.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dibangunlah Hotel Sultan di atas lahan milik negara yang dibebaskan pemerintah sejak 1959-1962 untuk Asian Games IV.

Masalah muncul ketika PT Indobuildco, perusahaan milik keluarga Ibnu Sutowo, mencoba memperpanjang Hak Guna Bangunan (HGB) atas lahan tersebut. Meskipun sempat mendapatkan perpanjangan HGB pada 2002, surat tersebut dinyatakan cacat karena terbit tanpa rekomendasi dari PPKGBK selaku pengelola kawasan GBK. Sengketa pun berlangsung selama lebih dari 26 tahun-.

Landasan Hukum Eksekusi

Eksekusi dilaksanakan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst dan Penetapan Nomor 1/Pdt.Eks/2026/PN.Jkt.Pst.. Pengadilan memerintahkan PT Indobuildco untuk mengosongkan dan mengembalikan tanah eks HGB Nomor 26 dan 27 beserta seluruh bangunan di atasnya.

Nilai kawasan yang dieksekusi mencapai Rp28,9 triliun, menjadikannya eksekusi perdata terbesar dan termahal sepanjang sejarah Indonesia.

Proses dan Penolakan

Eksekusi berlangsung dengan pengamanan 3.161 personel kepolisian-. Namun, sempat terjadi kericuhan ketika massa yang mengatasnamakan karyawan dan masyarakat pribumi melakukan penolakan, melempari petugas dengan botol dan batu. Petugas akhirnya mengerahkan water cannon untuk membubarkan massa.

Wakil Menteri Sekretaris Negara menegaskan bahwa tanah tersebut adalah aset negara yang dibebaskan pemerintah dan tidak pernah dijual atau dialihkan kepada PT Indobuildco. HGB yang pernah dipegang PT Indobuildco bukanlah hak milik dan jangka waktunya telah berakhir.

Nasib ke Depan Hotel Sultan

CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan Hotel Sultan akan dirobohkan dan dikembangkan menjadi kawasan baru dengan konsep sport tourism. Pemerintah juga berkomitmen memperhatikan nasib karyawan eks Hotel Sultan melalui pendataan dan pembukaan posko komunikasi.

Eksekusi Hotel Sultan menjadi pelajaran penting bahwa aset negara harus dikelola sesuai hukum demi kemakmuran rakyat Indonesia.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Hotel Sultan Milik Siapa? Kisah Panjang Perebutan Aset Negara!

SwaraWarta.co.id - Pertanyaan "Hotel Sultan milik siapa?" menjadi perbincangan hangat di tengah publik menyusul eksekusi…

24 minutes ago

Akun WA Dibatasi Bikin Panik? Yuk, Kenali 5 Penyebab Akun WA Dibatasi dan Cara Ampuh Mengatasinya!

SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu mendadak tidak bisa mengirim pesan atau mengunggah status di WhatsApp? Jika…

15 hours ago

Cara Hapus Akun Yup Paling Mudah dan Cepat, Dijamin Permanen!

SwaraWarta.co.id - Bagi kamu yang suka berbelanja dengan kemudahan paylater, nama Yup pasti sudah tidak…

16 hours ago

Klik di Sini! Cara Mengecek KIP Lewat Online Terbaru, Cepat dan Nggak Ribet!

SwaraWarta.co.id - Menunggu pencairan dana bantuan pendidikan terkadang bikin hati berdebar-debar. Apakah dana bantuan sudah…

21 hours ago

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Kapan Dibuka? Catat Jadwal dan Cara Daftarnya!

SwaraWarta.co.id - Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Kapan Dibuka? Meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi kini…

21 hours ago

Kabar Baik! Menteri Keuangan Purbaya Optimis Harga Pertamax Bakal Segera Turun

SwaraWarta.co.id - Kabar segar datang bagi para pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di tanah…

21 hours ago