Upaya pengelolaan limbah plastik berbasis ekonomi sirkular terus diperkuat di Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Melalui program hibah bertajuk “Penguatan Edukasi Lingkungan Desa Pesisir Melalui Inovasi Eco-Paving Block Berbasis Limbah Plastik di Desa Segorotambak”, dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menggelar sosialisasi kepada masyarakat setempat.
Program yang diketuai oleh Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., dengan anggota Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T., dan Karina Meilawati Eka Putri, S.T., M.T. ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur.
Kegiatan sosialisasi menjadi puncak dari rangkaian riset, persiapan, dan uji produksi eco paving block yang telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir. Inovasi tersebut dihadirkan sebagai solusi atas permasalahan limbah plastik dan kebutuhan infrastruktur ramah lingkungan di Desa Segorotambak.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Solusi untuk Permasalahan Desa Pesisir
Sebagai wilayah pesisir, Desa Segorotambak menghadapi tantangan berupa tingginya akumulasi limbah plastik yang berasal dari aktivitas rumah tangga, perdagangan, hingga pengolahan hasil perikanan.
Selama ini, sebagian besar limbah plastik masih dikelola secara konvensional melalui pembakaran atau pembuangan langsung ke lingkungan. Di sisi lain, kebutuhan akan infrastruktur jalan yang memadai juga menjadi perhatian masyarakat.
Eco paving block berbasis limbah plastik hadir sebagai solusi terpadu dengan mengubah sampah plastik menjadi material konstruksi yang memiliki nilai guna.
Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Mahasiswa UPN Veteran Jatim ubah limbah plastik dan cangkang kerang menjadi eco paving block serta mie kaya kalsium di Desa Segorotambak.Edukasi Produksi Eco Paving Block dan Bank Sampah Plastik
Sosialisasi dipandu langsung oleh Ketua Program Hibah sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 2, Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T.
Dalam pemaparannya, Maudy menjelaskan potensi limbah plastik di kawasan pesisir yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal serta peluang pengembangannya menjadi produk bernilai ekonomi.
Materi yang disampaikan mencakup jenis limbah plastik yang dapat digunakan, khususnya plastik LDPE dan PP, alasan ilmiah pemilihan bahan, hingga tahapan produksi eco paving block mulai dari pemilahan, pembersihan, pencacahan, peleburan, pencampuran dengan pasir dan semen, proses pencetakan, hingga pengerasan.
Selain itu, warga juga diperkenalkan dengan program bank sampah plastik sebagai sistem pendukung yang memastikan ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan.
Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk memilah dan menyetorkan limbah plastik rumah tangga secara rutin sehingga tercipta ekosistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga.
Warga Antusias Pelajari Teknologi Ramah Lingkungan
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga aktif mengajukan pertanyaan terkait komposisi campuran bahan, spesifikasi alat yang dibutuhkan, cara memastikan kebersihan limbah plastik sebelum diproses, hingga daya tahan eco paving block untuk digunakan sebagai perkerasan jalan.
Masyarakat juga menunjukkan minat terhadap penerapan eco paving block untuk halaman rumah dan jalan lingkungan serta mekanisme operasional bank sampah plastik di tingkat rumah tangga.
Diskusi interaktif antara tim pelaksana dan warga mencerminkan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap inovasi yang ditawarkan.
Dari Karya Akademis Menjadi Solusi Nyata
Pelaksanaan sosialisasi ini menandai transformasi inovasi eco paving block dari lingkungan akademik menuju implementasi nyata di masyarakat.
Melalui transfer pengetahuan dan teknologi yang dilakukan secara langsung, warga Desa Segorotambak diharapkan mampu mengembangkan pengelolaan limbah plastik secara mandiri dan berkelanjutan.
Program ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan timbulan sampah plastik, tetapi juga membuka peluang terciptanya infrastruktur ramah lingkungan berbasis potensi lokal.
Ke depan, eco paving block dan bank sampah plastik diharapkan menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan di Desa Segorotambak sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan ekonomi sirkular di kawasan pesisir.
Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui laman resmi LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur (https://lppm.upnjatim.ac.id) dan Program Studi Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur (https://www.tekkim.upnjatim.ac.id).
Penulis: Fotina Imelda Lareina dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T.

















