Bagaimana Proses Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara? Simak Pembahasannya!

- Redaksi

Tuesday, 4 August 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana Proses Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Bagaimana Proses Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara

SwaraWarta.co.id – Bagaimana proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara berlangsung hingga menjadi fondasi kokoh Indonesia seperti sekarang? Kalau kamu flashback ke masa-masa sekolah, mungkin kamu ingat tanggal-tanggal pentingnya.

Tapi, tahukah kamu kalau di balik lima sila yang kita hafal luar kepala ini, ada perdebatan hangat, kompromi besar, dan jiwa besar para pendiri bangsa?

Mari kita bedah perjalanan sejarahnya dengan gaya santai biar kamu makin paham dan bangga!

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awal Mula Pencetus Dokumen Sejarah: Sidang BPUPKI

Semua bermula ketika posisi Jepang mulai terdesak dalam Perang Dunia II. Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Nah, di lembaga inilah gagasan dasar negara mulai digodok secara serius.

Baca Juga :  Sidang BPUPKI Pertama Tanggal 29 Mei – 1 Juni Tahun 1945 Membahas?

Usulan Tiga Tokoh Bangsa

Dalam sidang pertama BPUPKI yang berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, ada tiga tokoh utama yang menyampaikan gagasan mereka tentang fondasi Indonesia merdeka:

  • Mr. Mohammad Yamin (29 Mei 1945): Mengusulkan lima asas, mulai dari Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, hingga Kesejahteraan Rakyat.
  • Prof. Dr. Soepomo (31 Mei 1945): Menekankan konsep negara kesatuan dan paham integralistik yang fokus pada persatuan dan keadilan sosial.
  • Ir. Soekarno (1 Juni 1945): Menyampaikan pidato monumental yang memperkenalkan istilah “Pancasila” untuk pertama kalinya. Gagasan Bung Karno mencakup Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Maha Esa.
Baca Juga :  Riki Seorang Mahasiswa IPDN Menemukan Hp Merk Samsung di Kamar Mandi Toilet Kampus IPDN

Tanggal 1 Juni inilah yang kemudian kamu peringati setiap tahunnya sebagai Hari Lahir Pancasila.

Dari Panitia Sembilan hingga Penetapan ResmiPPKI

Setelah sidang pertama selesai, belum ada kesepakatan final. Akhirnya dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyelaraskan berbagai usulan.

Pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan berhasil menyusun rancangan pembukaan undang-undang dasar yang dikenal sebagai Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Di dalam Piagam Jakarta, sila pertama berbunyi: “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

Kompromi Besar demi Keutuhan Indonesia

Tepat setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, muncul aspirasi dari tokoh-tokoh Indonesia timur. Mereka merasa keberatan dengan kalimat dalam sila pertama Piagam Jakarta karena Indonesia berdiri di atas keberagaman agama dan suku.

Baca Juga :  Bagaimana Pendapat Moh Ali dan Kuntowijoyo Mengenai Sumber Sejarah

Demi menjaga persatuan bangsa yang baru saja merdeka, para tokoh Muslim dan pimpinan nasional saat itu berjiwa besar untuk mengganti kalimat tersebut. Sila pertama pun diubah menjadi kalimat yang kita kenal hari ini: “Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Pengesahan Final oleh PPKI

Pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah Indonesia merdeka, PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) menggelar sidang historic. Dalam sidang ini, PPKI secara resmi:

  1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945.
  2. Menetapkan Pancasila (yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945) sebagai dasar negara resmi Republik Indonesia.

Proses penetapan ini membuktikan bahwa Pancasila lahir dari rasa toleransi, musyawarah, dan gotong royong. Fondasi inilah yang bikin Indonesia tetap berdiri tegak sampai sekarang!

 

Berita Terkait

JELASKAN TIGA TINGKAT ANALISIS DALAM PERILAKU ORGANISASI BESERTA CONTOH PENERAPANNYA DI LINGKUNGAN KERJA? BERIKAN SUMBER REFERENSINYA!
Apa Tantangan Utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang Dihadapi Perusahaan dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Bisnis?
Menurut Anda, Apakah Seseorang yang Mahir Menggunakan Berbagai Aplikasi Digital Otomatis Memiliki Literasi Digital yang Baik? Mari Kita Bahas!
Jelaskan Pendapat Anda Mengapa Kita Perlu Melakukan Perencanaan Program Komunikasi? Selanjutnya Jelaskan Juga Apa yang Terjadi Ketika Kita Tidak!
Apa yang Dimaksud dengan Hipotesis dalam Metode Ilmiah? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Jika Gaji Bersih Budi Rp5.000.000 Per Bulan dan Ia Menggunakan Metode 50/30/20, Berapa Idealnya Dana untuk Tabungan/Investasi Setiap Bulan?
Apakah Setiap Kontrak Adalah Perjanjian dan Apakah Semua Perjanjian dapat Dikatakan Sebagai Kontrak? Jelaskan Argumentasi Anda?
Mengapa Kita Harus Meneladani Sifat Al Alim dalam Menjalani Kehidupan? Ini Alasan Pentingnya!

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WIB

JELASKAN TIGA TINGKAT ANALISIS DALAM PERILAKU ORGANISASI BESERTA CONTOH PENERAPANNYA DI LINGKUNGAN KERJA? BERIKAN SUMBER REFERENSINYA!

Saturday, 19 September 2026 - 07:16 WIB

Apa Tantangan Utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang Dihadapi Perusahaan dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Bisnis?

Friday, 18 September 2026 - 06:13 WIB

Jelaskan Pendapat Anda Mengapa Kita Perlu Melakukan Perencanaan Program Komunikasi? Selanjutnya Jelaskan Juga Apa yang Terjadi Ketika Kita Tidak!

Thursday, 17 September 2026 - 11:15 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Hipotesis dalam Metode Ilmiah? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Tuesday, 15 September 2026 - 10:30 WIB

Jika Gaji Bersih Budi Rp5.000.000 Per Bulan dan Ia Menggunakan Metode 50/30/20, Berapa Idealnya Dana untuk Tabungan/Investasi Setiap Bulan?

Berita Terbaru