SwaraWarta.co.id – Tata cara mandi wajib setelah haid merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslimah setelah masa bersuci tiba.
Menyucikan diri dari hadas besar bukan sekadar membersihkan tubuh dari kotoran fisik, melainkan sebuah syarat mutlak agar ibadah seperti shalat dan puasa kembali sah untuk dikerjakan.
Proses bersuci ini kerap membuat beberapa wanita ragu, apakah langkah yang dilakukan sudah sesuai aturan atau belum. Supaya tidak bingung lagi, yuk pahami panduan praktisnya berikut ini agar ibadah kamu makin mantap.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Sesuai Sunnah
Memahami urutan mandi junub atau mandi wajib sebenarnya tidak rumit. Kuncinya terletak pada pemenuhan rukun mandi dan kesempurnaan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Niat Mandi Wajib Setelah Haid
Segala amal perbuatan dimulai dari niat. Kamu bisa mengucapkan niat dalam hati bersamaan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh. Berikut adalah bacaan niatnya:
Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar disebabkan haid, fardhu karena Allah Ta’ala.”
Urutan dan Langkah-Langkah Mandi Wajib yang Benar
Agar proses bersuci kamu sempurna dan sah secara syariat, ikuti langkah-langkah ringkas berikut:
- Mencuci Kedua Tangan: Mulailah dengan membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali hingga bersih.
- Membersihkan Kemaluan: Gunakan tangan kiri untuk membersihkan area kemaluan dari sisa-sisa darah atau kotoran yang masih menempel.
- Mencuci Tangan Kembali: Setelah membersihkan area intim, cuci kembali tangan kamu menggunakan sabun sampai benar-benar bersih.
- Berwudhu: Lakukan wudhu secara sempurna sebagaimana wudhu yang kamu lakukan sebelum melaksanakan shalat.
- Membasahi Pangkal Rambut: Masukkan jari-jari tangan yang basah ke sela-sela rambut hingga menyentuh kulit kepala. Langkah ini memastikan seluruh pangkal rambut terkena air.
- Menyiram Kepala: Siram kepala sebanyak tiga kali secara merata.
- Membasuh Seluruh Tubuh: Guyur air ke seluruh anggota badan, dimulai dari sisi sebelah kanan lalu ke sisi sebelah kiri. Pastikan lipatan tubuh seperti lipatan siku, ketiak, dan sela-sela jari kaki juga terbasahi air.
Tips Memastikan Tubuh Benar-Benar Suci dari Haid
Sebelum bergegas mandi wajib, pastikan darah haid kamu benar-benar telah berhenti. Kamu bisa memastikannya dengan melihat flek atau cairan yang keluar. Jika cairan yang keluar sudah berwarna putih bening atau kapas yang kamu usapkan ke area intim sudah tidak menampakkan noda merah maupun kecokelatan, itu tandanya masa haid kamu telah selesai.
Selain itu, pastikan tidak ada penghalang pada kulit yang bisa menghambat air meresap, seperti cat kuku yang belum dibersihkan atau sisa kosmetik kedap air. Jika semua tahapan sudah kamu jalankan dengan benar, kamu bisa kembali menjalankan aktivitas ibadah harian dengan tenang dan nyaman.

















