Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

SwaraWarta.co.id – Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada 14 September 2026 mengejutkan banyak pihak.

Presiden Prabowo Subianto resmi menggantinya dengan Suahasil Nazara melalui Keputusan Presiden RI Nomor 97P Tahun 2026.

Meski belum ada penjelasan resmi dari Istana, sejumlah pengamat mengungkap beberapa alasan utama di balik reshuffle mendadak ini.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah Koordinasi Internal yang Parah

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menilai penyebab utama pencopotan Purbaya adalah kendala koordinasi internal di Kementerian Keuangan yang sudah cukup parah, terutama antara Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.

Persoalan ini berkaitan dengan restitusi pajak yang ditahan dan pengelolaan anggaran negara yang dinilai bermasalah.

Desakan dari Pejabat Internal Kemenkeu

Bhima juga menduga adanya desakan dari petinggi di Direktorat Jenderal di bawah Kementerian Keuangan agar Purbaya mundur. Desakan tersebut muncul karena Purbaya dianggap selalu menuruti keinginan Presiden Prabowo terkait anggaran program unggulan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang membuat beban fiskal semakin berat.

Kebijakan Kontroversial: Utang Whoosh dan Dividen Danantara

Salah satu kebijakan yang disorot adalah pengalihan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) ke APBN. Selain itu, muncul dugaan ketegangan antara Purbaya dan Danantara terkait dividen Rp 120 triliun yang disetor ke Kementerian Keuangan. Informasi mengenai ketegangan ini disebut turut terdengar oleh Presiden Prabowo.

Komunikasi Buruk dan Krisis Kepercayaan

Purbaya dinilai memiliki komunikasi yang buruk antar institusi di bawah Kemenkeu. Kebijakan-kebijakannya juga dianggap tidak berdasarkan kajian data dan cenderung sembrono, sehingga menimbulkan distrust dari pelaku usaha dan publik, terutama terkait perpajakan.

Bukan Sekadar Kegagalan Kinerja

Pengamat ekonomi Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, menilai pergantian ini lebih tepat dibaca sebagai persoalan kecocokan arah kebijakan, gaya komunikasi, serta kebutuhan presiden untuk menjaga kendali atas agenda fiskal. Indikator fiskal hingga Juli 2026 masih relatif terjaga dengan defisit APBN sekitar 0,9 persen terhadap PDB.

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari Kementerian Keuangan bukan sekadar reshuffle biasa. Konflik internal, beban fiskal program prioritas, kebijakan kontroversial, dan komunikasi yang buruk menjadi faktor utama di balik keputusan Presiden Prabowo. Kini, Suahasil Nazara dituntut untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara ke depan.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

SwaraWarta.co.id – Kenapa Maudy Ayunda dihujat? Nama Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan publik setelah konten…

12 minutes ago

Apakah Setiap Kontrak Adalah Perjanjian dan Apakah Semua Perjanjian dapat Dikatakan Sebagai Kontrak? Jelaskan Argumentasi Anda?

SwaraWarta.co.id - Apakah setiap kontrak adalah perjanjian, dan apakah semua perjanjian dapat dikatakan sebagai kontrak?…

18 hours ago

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

SwaraWarta.co.id – Kapan musim kemarau 2026 berakhir? Musim kemarau 2026 menjadi salah satu yang paling dinantikan…

19 hours ago

Cara Download The Sims 4 Gratis di PC: Panduan Lengkap Anti Gagal!

SwaraWarta.co.id - Bagi kamu pencinta game simulasi kehidupan, cara download The Sims 4 pasti jadi…

20 hours ago

Mengapa Kita Harus Meneladani Sifat Al Alim dalam Menjalani Kehidupan? Ini Alasan Pentingnya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa kita harus meneladani sifat al alim dalam menjalani kehidupan? Pertanyaan ini sering…

1 day ago

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

SwaraWarta.co.id - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian publik setelah serangkaian erupsi…

1 day ago