Serangan Israel ke Hodeidah, Yaman: Tanggapan Balas Dendam atas Serangan Houthi ke Tel Aviv

- Redaksi

Sunday, 21 July 2024 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Pada Sabtu, 20 Juli, militer Israel melancarkan serangan udara ke depot penyimpanan bahan bakar dan pembangkit listrik di kota pelabuhan Hodeidah, Yaman.

Serangan ini merupakan balasan atas serangan drone yang dilakukan oleh kelompok Houthi ke Tel Aviv sehari sebelumnya, Jumat (19/7).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar di daerah tersebut dan menyebabkan seluruh wilayah Hodeidah mengalami pemadaman listrik.

Hingga kini, belum ada informasi resmi dari pihak Yaman mengenai jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut.

Israel mengonfirmasi bahwa militernya bertanggung jawab atas serangan ke Yaman.

Daniel Hagari, juru bicara militer Israel, menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan markas militer Houthi di kawasan pelabuhan Hodeidah.

Hagari menyebutkan bahwa serangan tersebut merupakan respons terhadap ratusan serangan yang dilakukan oleh Houthi terhadap Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Jangan Berani Coba, Ini Sanksi untuk Pelaku Judi Online

Pernyataan dari Menteri Pertahanan Israel, Yaov Gallant, juga menegaskan bahwa serangan ke Hodeidah adalah untuk mengirim pesan kuat kepada Houthi setelah serangan mereka ke Tel Aviv yang mengakibatkan korban jiwa.

Gallant menegaskan bahwa setiap kali Houthi melukai warga Israel, Israel akan membalas mereka, di manapun diperlukan.

Sementara itu, kelompok Houthi tidak tinggal diam setelah serangan Israel ke Yaman.

Mohammed Abdulsalam, juru bicara Houthi, mengatakan bahwa tujuan serangan Israel adalah untuk memperdalam penderitaan masyarakat Yaman dan menekan mereka agar berhenti mendukung Gaza yang tengah berperang.

Abdulsalam menegaskan bahwa tujuan Israel tersebut hanya merupakan mimpi belaka.

Ia menambahkan bahwa serangan brutal ini hanya akan meningkatkan tekad rakyat Yaman dan angkatan bersenjata mereka untuk tetap mendukung Gaza.

Baca Juga :  Pakai Modus Kawin Kontrak, Dua Mucikari di Cianjur Berhasil Ditangkap Polisi

Abdulsalam juga menyatakan bahwa rakyat Yaman mampu menghadapi semua tantangan demi kemenangan Palestina dan rakyat Gaza yang perjuangannya dianggap paling adil di dunia.

Serangan drone oleh Houthi ke Tel Aviv pada Jumat (19/7) sebelumnya telah menyebabkan seorang warga Israel tewas dan belasan lainnya terluka.

Serangan ini menjadi pemicu balasan dari Israel ke Hodeidah.

Insiden ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah bergejolak.

Serangan balasan dari Israel menandakan eskalasi konflik yang dapat mempengaruhi stabilitas regional.

Sementara itu, serangan Houthi ke Tel Aviv menunjukkan kemampuan kelompok tersebut untuk melancarkan serangan jarak jauh yang menimbulkan kerugian signifikan bagi Israel.

Konflik antara Israel dan Houthi serta keterlibatan Yaman menunjukkan dinamika kompleks di wilayah tersebut.

Baca Juga :  BRI Liga 1 Pekan ke-24: Dewa United Siap Bangkit, Persebaya Percaya Diri

Ketegangan ini kemungkinan akan terus meningkat jika tidak ada upaya diplomatik untuk menenangkan situasi.

Dukungan Houthi terhadap Gaza dan respons keras Israel terhadap serangan Houthi mencerminkan sikap keras kedua belah pihak dalam menghadapi konflik ini.

Perkembangan terbaru ini memperlihatkan pentingnya pemantauan dan intervensi internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Solusi diplomatik dan mediasi dari pihak ketiga mungkin diperlukan untuk mengurangi ketegangan dan mencegah korban lebih lanjut di kedua belah pihak.

Masyarakat internasional perlu memantau situasi ini dengan cermat dan mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri serta mencari solusi damai guna menyelesaikan konflik yang berkepanjangan ini.

Stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah sangat bergantung pada bagaimana konflik ini dikelola dan diselesaikan.***

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru