Prabowo Subianto Siap Berkantor di IKN Usai Dilantik

- Redaksi

Tuesday, 13 August 2024 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Indonesia serta calon bakal presiden yang akan dilantik Prabowo Subianto menyatakan bahwa dia akan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan, setelah dilantik sebagai presiden nantinya. Dia menegaskan bahwa sebagai presiden, sudah merupakan tanggung jawabnya untuk berada di ibu kota negara Indonesia.

 

Prabowo juga mengatakan meskipun IKN saat ini masih dikelilingi hutan dan pepohonan, dalam waktu 3-5 tahun ke depan, diharapkan IKN sudah dapat berfungsi sebagai ibu kota seperti semestinya. Namun, dia juga menyadari bahwa proses pembangunan IKN masih panjang, dengan target penyelesaian secara menyeluruh pada tahun 2045.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Walaupun kita sadar pembangunan ibu kota itu bukan pekerjaan yang sebentar, pekerjaan yang lama, yang berat, tapi saya percaya dalam 3,4,5 tahun fungsi dari ibu kota ini sudah bisa berjalan,” Ucap Prabowo Subianto, dikutp dari Tirto id.

Baca Juga :  Pegi atau Perong ditangkap atas Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Begini Kata Ibunya

 

 

Prabowo mengatakan Pernyataan tersebut didasarkan pada pengalaman-pengalamanya mengerjakan proyek pembangunan di berbagai lokasi selama ini. Meskipun bukan seorang ahli dalam bidang pembangunan, arsitektur, atau tata kota, namun ia sudah sering ikut berkontribusi dalam berbagai pembangunan kota.

 

“Ini saya bukan orang teknik tapi saya empiris, saya juga orang lapangan, saya juga banyak membangun,” tukas Prabowo.

 

 

Bapak Prabowo juga sangat optimis terhadap pembangunan IKN, ia juga mengakui bahwa masih banyak hal yang perlu dilakukan terkait pemindahan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Dia berharap masyarakat lebih fokus pada manfaat yang akan diperoleh daripada beban pembangunan yang harus dihadapi di masa depan.

Baca Juga :  Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar Terkejut Diminta Prabowo Jadi Menteri di Kabinet Mendatang

 

“Saya kira sudah berkali-kali saya sampaikan bahwa saya bertekad untuk melanjutkan kalau bisa menyelesaikan ya. Pak Jokowi saya kira sudah mengambil peran sejarah beliau yang inisiasi, minimal saya lanjutkan kalau bisa saya ikut yang menyelesaikan,” kata Prabowo

 

Pernyataan ini juga merupakan bagian dari komitmennya untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden terdahulu, Bapak Joko Widodo. Dia juga memberikan pujian kepada Jokowi, yang dianggapnya telah berani mengambil langkah bersejarah untuk membangun dan memindahkan ibu kota.

Penulis : Pipit Adila Wati, Siswi Magang, SMAN 1 PONOROGO.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru