AHY Beri Pujian Terhadap IKN yang Dulu Sempat dikritiknya

- Redaksi

Friday, 1 March 2024 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ketua umum partai demokrat AHY
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Agus Harimurti Yudhoyono atau yang lebih dikenal dengan AHY, memberikan pandangan berbeda mengenai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara setelah dilantik menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Juli 2023, sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, AHY menyatakan bahwa pembangunan IKN kurang logis mengingat kondisi ekonomi dan masyarakat di Indonesia masih belum stabil.

Nmaun belakangan ini, setelah mengunjungi IKN pada tanggal 28 Februari 2024, AHY mengaku terpesona dengan proyek IKN. 

“Kesan pertama, saya terpukau dengan apa yang menjadi mimpi besar Bapak Presiden Jokowi dan kita semua,” kata AHY di IKN, dikutip Tempo dari rekaman audio yang dibagikan staf AHY.

Baca Juga :  Pria Asal Madiun Ditemukan Tewas di Kos Magetan Begini Kronologinya!

Menurut AHY, pembangunan IKN adalah sebuah mimpi bersama yang bertujuan untuk menciptakan pusat pemerintahan yang diharapkan menjadi pusat kemajuan bangsa. 

“Pusat peradaban nusantara yang kita harapkan benar-benar bisa menghadirkan banyak kebijakan pada saatnya nanti, yang terus memajukan ekonomi Indonesia, meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.”

Ia juga mengucapkan apresiasi serta terima kasih kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan para kontraktor yang telah berjuang keras dalam membangun IKN yang menurut AHY merupakan sebuah mahakarya.

Hingga saat ini, proyek pembangunan IKN masih fokus pada pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), termasuk pembangunan istana presiden, gedung kementerian, dan perumahan bagi para menteri. 

Baca Juga :  Pria di Manado Tega Dorong Ponakan Ke Jurang Usai Cabuli Korban di Hotel

Namun, pembangunan fasilitas lainnya juga masih terus berlangsung. Setelah dilantik menjadi Menteri ATR/BPN pada tanggal 21 Februari 2024 oleh Presiden Jokowi, AHY menggantikan posisi dari Hadi Tjahjanto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), menggantikan Mahfud MD.

Pelantikan AHY juga menjadi momen kembalinya Partai Demokrat ke dalam barisan pemerintahan setelah menjadi oposisi selama hampir 10 tahun pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Sebelumnya, AHY pernah mengkritik pembangunan IKN yang menurutnya terlihat dipaksakan. Kritik tersebut ia sampaikan dalam pidato politiknya pada tanggal 14 Juli 2023, di mana AHY juga menyebutkan masalah fiskal yang semakin sempit, besarnya hutang, serta lambatnya aliran investasi seperti yang diharapkan. 

Baca Juga :  Pemprov Jakarta Tindaki Kondom Berserakan di RTH dengan Pasangi CCTV

Meskipun demikian, AHY tetap meminta agar anggota DPR memberikan catatan kritis terhadap proyek IKN.

Ia juga menegaskan bahwa Partai Demokrat sebenarnya tidak menghalangi semangat untuk membangun IKN.

 “Tapi begitu harus dieksekusi sekarang juga sebelum 2024 harus jadi, apa yang dikejar? Jadi legacy itu tidak harus ‘pokoknya harus sekarang’,” ucap AHY.

Akan tetapi mengkhawatirkan akibat dari proyek tersebut yang dapat merugikan masyarakat jika tidak dijalankan dengan benar.

“Kita harus memilih saat ini. Di situlah mengapa kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi semakin pesat, kue ekonomi makin besar, makin banyak yang dibagi, termasuk buat infrastruktur, termasuk buat IKN,” ujarnya.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru