Bagaimana Pelangi Terbentuk? Simak Penjelasannya Disini!

- Redaksi

Saturday, 19 July 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana Pelangi Terbentuk

Bagaimana Pelangi Terbentuk

SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda terpukau melihat lengkungan warna-warni yang indah membentang di langit setelah hujan reda? Fenomena alam yang menakjubkan ini, yang kita kenal sebagai pelangi, selalu berhasil memikat mata dan menumbuhkan rasa ingin tahu.

Namun, tahukah Anda bagaimana pelangi terbentuk secara ilmiah? Artikel ini akan membawa Anda menyelami rahasia di balik kemunculan pelangi yang memukau, mulai dari peran sinar matahari hingga tetesan air hujan.

Awal Mula Pelangi Terbentuk

Pelangi adalah hasil dari interaksi kompleks antara cahaya matahari dan tetesan air di atmosfer. Untuk bisa menyaksikan pelangi, ada beberapa syarat yang harus terpenuhi. Pertama, matahari harus berada di belakang pengamat, dan hujan atau gerimis harus terjadi di depan pengamat. Kondisi ini menciptakan panggung sempurna bagi terjadinya fenomena optik yang spektakuler.

Ketika sinar matahari bertemu dengan tetesan air hujan, ada tiga proses utama yang terjadi: pembiasan, pemantulan, dan penyebaran. Mari kita telaah satu per satu.

Peran Pembiasan dan Pemantulan dalam Terbentuknya Pelangi

Pembiasan adalah proses di mana cahaya berbelok atau membengkok saat melewati satu medium ke medium lain yang memiliki kerapatan berbeda. Dalam kasus pelangi, sinar matahari yang lurus masuk ke dalam tetesan air hujan, yang bertindak seperti prisma kecil. Saat cahaya berpindah dari udara ke air, kecepatannya berubah, menyebabkan cahayanya membias.

Setelah masuk ke dalam tetesan air, cahaya kemudian mengalami pemantulan internal. Ini berarti cahaya memantul kembali dari bagian belakang tetesan air. Pemantulan ini sangat penting karena ia mengarahkan cahaya kembali ke arah pengamat. Tanpa pemantulan ini, cahaya akan terus menembus tetesan air dan tidak akan terlihat sebagai pelangi.

Baca Juga :  Doa Tolak Bala, Buruan Baca Biar Terhindar dari Malapetaka

Penyebaran Cahaya: Mengapa Pelangi Berwarna-warni?

Mungkin pertanyaan terbesar adalah, mengapa pelangi memiliki begitu banyak warna? Jawabannya terletak pada fenomena penyebaran cahaya atau dispersi. Cahaya matahari, yang tampak putih, sebenarnya terdiri dari spektrum warna yang berbeda-beda, mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, hingga ungu. Setiap warna ini memiliki panjang gelombang yang sedikit berbeda.

Ketika cahaya putih melewati tetesan air, setiap panjang gelombang dibiaskan pada sudut yang sedikit berbeda.

Cahaya merah dibiaskan paling sedikit, sedangkan cahaya ungu dibiaskan paling banyak. Perbedaan sudut pembiasan inilah yang menyebabkan warna-warna terpisah dan terlihat sebagai pita yang berbeda dalam pelangi.

Saat cahaya yang tersebar ini keluar dari tetesan air dan kembali ke mata Anda, otak Anda memprosesnya sebagai spektrum warna pelangi yang indah. Inilah jawaban mendalam untuk bagaimana pelangi terbentuk dengan segala pesonanya.

Baca Juga :  Menurutmu Bagaimana Cara Menghormati Perbedaan Norma Agama Tentang Makanan?

Jadi, Bagaimana Pelangi Terbentuk? Simpulannya adalah Keajaiban Optik

Secara sederhana, pelangi adalah ilusi optik yang terjadi ketika sinar matahari menembus tetesan air hujan, dibiaskan, dipantulkan di bagian dalam tetesan, dan kemudian disebarkan menjadi spektrum warnanya saat keluar dari tetesan air menuju mata kita. Posisi matahari dan pengamat yang tepat adalah kunci untuk menyaksikan keindahan ini.

Setiap tetesan air bertindak sebagai prisma mini yang memisahkan cahaya putih menjadi komponen warnanya, dan jutaan tetesan air yang bekerja bersama-sama menciptakan lengkungan warna-warni yang kita lihat di langit.

Jadi, lain kali Anda melihat pelangi, Anda tidak hanya menyaksikan keindahan alam, tetapi juga fenomena fisika yang menakjubkan yang menjelaskan bagaimana pelangi terbentuk dari elemen-elemen paling dasar di alam. Sungguh menakjubkan, bukan?

Berita Terkait

Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari?
Pernahkah Anda Menyaksikan atau Mendengar Adanya Perlakuan Negatif Terhadap Individu dengan Penyakit Mental? Bagaimana Perasaan Anda Pada Saat Itu?
Bagaimana Perumpamaan Hari Kebangkitan dalam Al-Qur’an? Berikut Pembahasannya!
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Uraikan Cara yang Bisa Kalian Lakukan untuk Mempromosikan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Cara Hitung Matrix Destiny: Panduan Lengkap untuk Pemula
Apa Hubungan antara Bumi, Matahari, dan Bulan? Simak Pembahasanya Berikut ini!
Apakah Hubungan antara Frekuensi Pernapasan dengan Aktivitas Seseorang? Ini Penjelasannya!

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 15:09 WIB

Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari?

Wednesday, 28 January 2026 - 14:21 WIB

Pernahkah Anda Menyaksikan atau Mendengar Adanya Perlakuan Negatif Terhadap Individu dengan Penyakit Mental? Bagaimana Perasaan Anda Pada Saat Itu?

Wednesday, 28 January 2026 - 10:48 WIB

Bagaimana Perumpamaan Hari Kebangkitan dalam Al-Qur’an? Berikut Pembahasannya!

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:49 WIB

Uraikan Cara yang Bisa Kalian Lakukan untuk Mempromosikan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

Berita Terbaru