SwaraWarta.co.id – Disimak baik-baik, kali ini kita akan membahas soal sebutkan cir-ciri teks negosiasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali melakukan proses tawar-menawar, baik saat membeli barang di pasar maupun saat menentukan kesepakatan bisnis.
Secara formal, proses ini dituangkan dalam bentuk teks negosiasi. Namun, tahukah Anda apa saja unsur yang membedakannya dengan jenis teks lainnya?
Jika Anda sedang mencari jawaban untuk pertanyaan “sebutkan ciri-ciri teks negosiasi,” artikel ini akan mengulasnya secara lengkap dan mendalam.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Itu Teks Negosiasi?
Teks negosiasi adalah teks yang berisi interaksi sosial antara beberapa pihak yang memiliki kepentingan berbeda. Tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan bersama sehingga kedua belah pihak merasa saling diuntungkan atau mencapai kondisi win-win solution.
Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi
Untuk membedakan teks negosiasi dengan teks prosedur atau teks deskripsi, berikut adalah ciri-ciri utamanya:
- Melibatkan Dua Pihak atau Lebih Negosiasi tidak bisa dilakukan sendirian. Harus ada pihak pemohon dan pihak pemberi (atau penjual dan pembeli) yang saling berinteraksi.
- Adanya Perbedaan Kepentingan Ciri utama negosiasi adalah adanya konflik kepentingan atau perbedaan keinginan di awal percakapan. Tanpa perbedaan, maka tidak diperlukan proses negosiasi.
- Bertujuan Menghasilkan Kesepakatan Output atau hasil akhir yang diharapkan dari teks ini adalah sebuah kesepakatan atau keputusan yang disetujui oleh semua pihak yang terlibat.
- Mencari Penyelesaian atau Jalan Tengah Negosiasi berfokus pada pencarian solusi. Di dalamnya terdapat proses tawar-menawar yang dilakukan secara sopan untuk mencapai titik temu.
- Memprioritaskan Kepentingan Bersama Meskipun dimulai dengan kepentingan pribadi, hasil akhirnya harus memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak agar kesepakatan bersifat berkelanjutan.
- Memiliki Unsur Memerintah dan Memenuhi Dalam teks, biasanya terlihat pola di mana satu pihak mengajukan permintaan, dan pihak lain mempertimbangkan hingga akhirnya memenuhi permintaan tersebut (setelah melalui proses tawar).
Struktur Umum Teks Negosiasi
Selain ciri-ciri di atas, teks negosiasi biasanya dibangun oleh struktur yang sistematis, yaitu:
- Orientasi: Pembukaan atau salam pembuka.
- Pengajuan: Pihak pertama menyampaikan maksud atau keinginan.
- Penawaran: Pihak kedua memberikan respon tawar-menawar.
- Persetujuan: Kesepakatan akhir yang dicapai.
Memahami ciri-ciri teks negosiasi sangat penting agar kita bisa berkomunikasi secara efektif dan persuasif. Dengan mengedepankan cara-cara yang santun dan logis, tujuan bersama dapat tercapai tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.

















