SwaraWarta.co.id – Mari disimak baik-baik, apa yang dimaksud dengan menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam? Dalam dunia pendidikan modern, kita sering terjebak pada standardisasi yang kaku.
Padahal, setiap anak lahir dengan “sidik jari” bakat yang berbeda.
Di sinilah relevansi pemikiran Ki Hadjar Dewantara kembali mengemuka. Namun, apa yang dimaksud dengan menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam?
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menemukan Makna Kodrat Alam
Secara sederhana, kodrat alam berkaitan dengan sifat dan bentuk lingkungan di mana anak berada. Ini mencakup potensi bawaan, karakter dasar, serta kondisi sosial-budaya yang melingkupi tumbuh kembang mereka.
Menyesuaikan pendidikan dengan kodrat alam berarti pendidik tidak boleh memaksakan kehendak yang bertentangan dengan jati diri anak.
Pendidik diibaratkan sebagai seorang petani. Jika ia menanam padi, maka ia harus merawatnya sebagai padi. Ia tidak bisa memaksa padi tumbuh menjadi jagung. Begitu pula dalam pendidikan; guru bertugas menuntun tumbuhnya potensi tersebut agar maksimal, bukan mengubah hakekat dasar sang anak.
Mengapa Ini Penting bagi Siswa?
Penerapan konsep kodrat alam membawa dampak signifikan terhadap psikologi dan efektivitas belajar siswa:
- Pembelajaran Berpusat pada Anak: Materi dan metode diajarkan sesuai dengan tahap perkembangan dan minat unik setiap individu.
- Kearifan Lokal: Pendidikan tidak tercerabut dari akar budayanya. Anak diajak mencintai lingkungannya sebelum mengenal dunia luar (kodrat zaman).
- Kesejahteraan Psikologis (Well-being): Siswa merasa dihargai karena kelebihannya ditonjolkan, bukan hanya fokus pada perbaikan kelemahannya.
Implementasi di Ruang Kelas
Menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam bukan berarti membiarkan anak belajar tanpa arah. Sebaliknya, guru harus jeli melihat perbedaan gaya belajar. Misalnya, anak yang tinggal di daerah pesisir mungkin akan lebih cepat memahami konsep biologi melalui ekosistem laut dibandingkan hanya membaca buku teks perkotaan yang abstrak.
Menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam adalah upaya memanusiakan manusia. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap keberagaman ciptaan Tuhan.
Dengan menghargai kodrat alam, kita tidak hanya mencetak tenaga kerja yang mahir secara teknis, tetapi juga pribadi yang utuh, percaya diri, dan selaras dengan lingkungannya.
Pendidikan yang baik bukanlah yang menyeragamkan semua anak, melainkan yang mampu menyalakan cahaya unik di dalam diri setiap siswa.

















