Viral Video Intim Fara UIN Suska, Kondisi Mental Mahasiswi Ini Jadi Sorotan

- Redaksi

Wednesday, 4 March 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi mental mahasiswi UIN Suska terdampak video intimnya dengan Raihan viral. Ini klarifikasi pihak terdekat dan respons pendampingan.

Kondisi mental mahasiswi UIN Suska terdampak video intimnya dengan Raihan viral. Ini klarifikasi pihak terdekat dan respons pendampingan.

Kasus video intim yang melibatkan mahasiswi Faradilla Ayu Pramesti (Fara) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau terus menjadi perbincangan publik, khususnya setelah rekaman tersebut viral di media sosial bersama nama Raihan Mufazzar.

Imbas dari penyebaran video ini kini tidak hanya soal legal, tetapi juga kondisi mental Fara yang menjadi sorotan banyak pihak.

Menurut pengakuan dari keluarga dan pihak pendamping, Fara saat ini mengalami tekanan psikologis yang berat setelah video tersebut tersebar luas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memaksa pihak keluarga untuk fokus pada pemulihan mentalnya, sementara proses hukum berjalan di pihak berwajib.

Fara dikatakan sedang menerima pendampingan intensif dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten setempat.

Baca Juga :  Fujifilm Luncurkan Kamera Instax Mini 41 di Indonesia, Cocok untuk Pemula dan Pecinta Foto

Kepala UPTD PPA, Nyoman Budiartini, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah membantu korban untuk melalui dampak emosional dan mengatasi tekanan sosial yang timbul akibat viralnya konten tersebut di internet. “Kami melakukan asesmen terhadap kondisi psikologis korban dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” ujar Budiartini.

Selain itu, pihak keluarga dan pendamping juga memilih tidak memberikan tekanan tambahan kepada Fara dengan sorotan media atau komentar publik yang bersifat provokatif.

Mereka berharap masyarakat dapat bersikap lebih bijak dan menghormati proses pemulihan yang sedang berlangsung.

Isu ini sekaligus memicu diskusi lebih luas tentang bagaimana konten pribadi yang tersebar tanpa persetujuan dapat berdampak serius pada kesehatan mental seseorang, terutama ketika individu tersebut masih muda dan berada di bawah tekanan sosial yang tinggi.

Baca Juga :  Kemenag Berupaya Memperbaiki Proses Transformasi Digital yang Terintegrasi

Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus serta aparat penegak hukum masih menangani kasus tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, sementara upaya pemulihan kondisi mental korban terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!
Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 17:30 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 17:18 WIB

 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 October 2026 - 13:25 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Berita Terbaru