SwaraWarta.co.id – Veda Ega Pratama semakin menjadi sorotan dunia balap internasional. Penampilan impresif pembalap asal Gunungkidul ini di awal musim Moto3 2026 membuat dua raksasa industri balap, KTM dan Red Bull, disebut-sebut terus memantau perkembangannya dengan serius.
Siap Naik Kelas ke Tim Pabrikan?
Meski saat ini Veda Ega Pratama masih membela Honda Team Asia, spekulasi tentang masa depannya bersama KTM semakin santer terdengar. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pembalap berusia 17 tahun ini telah menjalani tes bersama pabrikan asal Austria tersebut, menjadi sinyal jelas bahwa peluangnya untuk bergabung dengan tim papan atas kian terbuka.
Dominasi KTM di kelas Moto3 memang tak terbantahkan. Tim elite seperti Red Bull KTM Ajo dan Red Bull KTM Tech3 secara konsisten mencetak pembalap-pembalap juara. Posisi Veda yang finis kelima dalam debutnya di GP Thailand, menjadi satu-satunya pembalap non-Eropa di lima besar klasemen dunia, jelas menarik perhatian tim pabrikan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Persaingan dengan Rider Red Bull KTM
Menariknya, musim ini Veda Ega Pratama langsung berhadapan dengan para pembalap didikan Red Bull KTM. Brian Uriarte, juara Red Bull Rookies Cup 2025 yang menjadi rival terdekat Veda, kini memperkuat Red Bull KTM Ajo.
Di seri pembuka Thailand, Veda justru unggul menjadi rookie terbaik, mengalahkan Uriarte yang turun dengan motor pabrikan.
Pengamat balap internasional Matteo Guerinoni menilai, konsistensi adalah kunci bagi Veda untuk menjadi pembalap top dunia. “Dia punya talenta untuk mudah masuk 10 besar Moto3 tahun ini. Yang penting konsistensi, kalau bisa 5-6 besar, tahun depan bisa fight championship,” ujarnya.
Performa Terkini di GP Brasil
Menjelang GP Brasil 2026, Veda kembali menunjukkan taringnya. Di Sirkuit Ayrton Senna, ia berhasil menembus posisi ketiga pada sesi Practice dan langsung lolos ke Q2 tanpa melalui Q1.
Kemampuan adaptasinya di trek baru dan kondisi basah menjadi nilai jual utama yang tentu saja turut dipantau oleh para petinggi KTM dan Red Bull.
Dengan segudang talenta dan perhatian dari pabrikan-pabrikan besar, jalan Veda Ega Pratama menuju tim pabrikan elite seperti Red Bull KTM tampaknya hanya masalah waktu. Indonesia pun menanti kapan pembalap mudanya ini resmi mengenakan livery orange bergengsi tersebut.

















