PT MINERAL NUSANTARA Memperoleh Sebidang Tanah Pertambangan Tembaga Dengan Biaya Perolehan Sebesar Rp4.000.000.000 Yang Diperkirakan Memiliki

- Redaksi

Saturday, 25 April 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara hitung beban deplesi tambang PT Mineral Nusantara lengkap dengan langkah mudah dan jawaban tepat.

Cara hitung beban deplesi tambang PT Mineral Nusantara lengkap dengan langkah mudah dan jawaban tepat.

Dalam dunia akuntansi, khususnya pada perusahaan pertambangan, ada istilah penting yang harus dipahami yaitu deplesi. Konsep ini digunakan untuk menghitung penyusutan nilai sumber daya alam seperti tambang.

Agar lebih jelas, mari kita bahas soal berikut dengan penjelasan yang lebih sederhana dan sistematis.


Soal Lengkap

PT Mineral Nusantara memperoleh sebidang tanah pertambangan tembaga dengan biaya perolehan sebesar Rp4.000.000.000 yang diperkirakan memiliki kandungan tembaga sebanyak 400 kg.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai tanah setelah tambang selesai dieksploitasi diperkirakan sebesar Rp400.000.000.

Untuk tahap pertama perusahaan menyiapkan fasilitas penambangan sebesar 80% dari total cadangan yang diperkirakan.

Biaya intangible development costs yang telah dikeluarkan sebesar Rp1.600.000.000.

Baca Juga :  Kenapa Sholat Dzuhur dan Ashar Tidak Bersuara? Simak Begini Penjelasannya!

Penambangan tahap pertama direncanakan berlangsung selama 4 tahun. Pada tahun pertama berhasil ditambang sebanyak 100 kg tembaga.

Pertanyaan:

Berapakah beban deplesi untuk tahun pertama penambangan?


Pengertian Deplesi

Dalam akuntansi, deplesi adalah proses pengalokasian biaya sumber daya alam ke dalam periode tertentu sesuai dengan jumlah yang telah digunakan atau ditambang.

Sederhananya:

  • Mirip penyusutan (depresiasi)
  • Tapi khusus untuk sumber daya alam seperti tambang

Langkah-Langkah Perhitungan Deplesi

Agar tidak bingung, kita hitung secara bertahap.


1. Hitung Total Biaya Perolehan

Total biaya meliputi:

  • Biaya tanah tambang = Rp4.000.000.000
  • Biaya pengembangan (intangible) = Rp1.600.000.000

Total biaya =
Rp4.000.000.000 + Rp1.600.000.000 = Rp5.600.000.000


2. Hitung Biaya yang Dapat Dideplesi

Biaya yang dapat dideplesi = Total biaya – Nilai sisa

Baca Juga :  Bagaimana Cara Melaksanakan Layanan Operasional Sesuai Hasil Kajian?

Rp5.600.000.000 – Rp400.000.000 = Rp5.200.000.000


3. Hitung Cadangan yang Ditambang

Total cadangan = 400 kg
Tahap pertama = 80%

80% × 400 kg = 320 kg


4. Hitung Tarif Deplesi per Kg

Tarif=5.200.000.000320Tarif = \frac{5.200.000.000}{320}

Hasil:

Tarif=16.250.000 per kgTarif = 16.250.000 \text{ per kg}


5. Hitung Beban Deplesi Tahun Pertama

Produksi tahun pertama = 100 kg

Beban=100×16.250.000Beban = 100 \times 16.250.000

Hasil:

Beban=1.625.000.000Beban = 1.625.000.000


Jawaban Akhir

Beban deplesi tahun pertama adalah Rp1.625.000.000


Penjelasan Sederhana

  • Total biaya tambang dihitung dulu
  • Dikurangi nilai sisa
  • Dibagi jumlah cadangan yang bisa ditambang
  • Dikalikan jumlah produksi tahun pertama

Hasilnya adalah beban deplesi yang harus dicatat perusahaan.

Baca Juga :  Bagaimana Sistem Kepercayaan pada Masa Perundagian? Berikut ini Penjelasannya!

Kenapa Deplesi Penting?

Dalam praktik bisnis, deplesi berfungsi untuk:

  • Menentukan laba perusahaan secara akurat
  • Menggambarkan penggunaan sumber daya alam
  • Membantu perencanaan keuangan

Metode ini umum digunakan dalam industri pertambangan karena sumber daya alam akan habis seiring waktu.


Kesimpulan

Dalam kasus PT Mineral Nusantara:

  • Total biaya yang dideplesi = Rp5,2 miliar
  • Cadangan tahap pertama = 320 kg
  • Produksi tahun pertama = 100 kg
  • Beban deplesi = Rp1.625.000.000

Perhitungan ini menunjukkan bagaimana perusahaan mengalokasikan biaya tambang secara sistematis sesuai jumlah produksi.

Berita Terkait

Pengertian Kebugaran Jasmani dan Unsur-unsur Penting Didalamnya
Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya
JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!
Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?
Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:25 WIB

Pengertian Kebugaran Jasmani dan Unsur-unsur Penting Didalamnya

Friday, 12 June 2026 - 12:33 WIB

JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Tuesday, 9 June 2026 - 14:42 WIB

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Sunday, 7 June 2026 - 13:27 WIB

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Berita Terbaru

Pengertian Kebugaran Jasmani

Pendidikan

Pengertian Kebugaran Jasmani dan Unsur-unsur Penting Didalamnya

Saturday, 13 Jun 2026 - 10:25 WIB