SwaraWarta.co.id – Akibat dari skandal baru-baru ini yang menimpa petinggi BGN dan isu efisiensi, pertanyaan apakah MBG akan dihentikan belakangan ini sering terdengar.
Untuk menjawab keresahan publik, yuk kita lihat fakta-fakta berikut.
Klarifikasi Resmi: MBG Tidak Dihentikan
Pemerintah secara tegas membantah wacana penghentian. BGN menyebut kabar tersebut tidak benar dan bersifat hoaks.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Sekretaris Negara juga menegaskan bahwa program ini tetap berjalan.
Realita di Lapangan: Penghentian Sementara
Meski tidak dihentikan, di lapangan terdapat beberapa penghentian sementara:
- Masalah Dana: Keterlambatan pencairan anggaran memaksa 21 dapur di Ponorogo dan 2 unit di Pangandaran berhenti beroperasi sementara.
- Evaluasi Kualitas: Sebanyak 8.182 dapur pernah di-suspend, termasuk 7 dapur di Kota Cirebon karena masalah teknis. BGN bahkan menghentikan sementara pembangunan dapur baru untuk menata ulang ribuan dapur yang sudah ada agar fokus ke daerah 3T.
Rencana ke Depan
Jadi, MBG tidak akan dihentikan melainkan sedang memasuki fase evaluasi massif. Dengan target menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada 2026, pemerintah memilih fokus pada:
- Perbaikan tata kelola: Menertibkan 27.000 lebih dapur yang ada.
- Peningkatan kualitas: Memberikan edukasi gizi dan memastikan hanya dapur berstandar tinggi yang beroperasi.
Apakah Anda merasa informasi ini membantu? Bagikan artikel ini agar masyarakat tidak termakan kabar hoaks.

















