Jelang Pemilu 2024, TPS di Sumatera Utara Masih Banyak Kekurangan untuk Pengawas

TPS di Sumatera Utara Masih Banyak Kekurangan untuk Pengawas.

SwaraWarta.co.id – Tidak ada pengawas di 681 TPS di Sumatera Utara. Namun, ada kurang dari satu bulan lagi sebelum pemilu 2024 berlangsung.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romson Purba, Koordinator Divisi SDM, mengatakan banyak TPS
yang tidak memiliki pengawas karena sejumlah masalah.

Penyebabnya termasuk jumlah pendaftar yang rendah dan
sedikitnya lulusan SMA/Sederajat yang berusia 21 tahun ke atas.

Di Medan pada hari Selasa, 23 Januari 2024, Romson
menyatakan bahwa ada beberapa kendala secara kumulatif, termasuk jumlah
pendaftar yang rendah di beberapa tempat, hubungan ikatan keluarga, pencatutan
nama di SIPOL, kurangnya lulusan SMA/sederajat yang berusia 21 tahun ke atas,
dan tidak ada pendaftar Gelombang I.

Menurutnya, untuk pelaksanaan Pemilu 2024 di 33
kabupaten/kota, Bawaslu Sumut membutuhkan sebanyak 45.875 pengawas TPS, atau
sesuai dengan jumlah TPS yang telah ditetapkan.

Romson menyatakan, “Berdasarkan (data) yang diperoleh,
pendaftaran gelombang I pada 2-6 Januari 2024 dengan jumlah 50.192, gelombang
II pada 7-8 Januari 2024 dengan jumlah 6.998, dan gelombang III pada 15-18 Januari
2024 dengan jumlah 84.”

Selanjutnya, dia menyatakan bahwa ada 6.110 desa di Sumut.
Berdasarkan berita acara penetapan DPT, jumlah TPS adalah 45.875 TPS, dengan
45.775 TPS sebagai TPS umum dan 100 TPS sebagai TPS khusus.

Romson menyatakan bahwa ada 679 TPS yang tidak memiliki pendaftar,
2 TPS khusus yang tidak memiliki pendaftar, dan 681 TPS yang tidak memiliki
pendaftar.

Untuk memastikan pesta demokrasi yang adil, jujur, dan
bermartabat pada Pemilu 2024, ia berharap proses pendaftaran pengawas TPS
berjalan lancar.

 

 

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana rincian penyaluran dana daerah Rp599 triliun oleh pemerintah? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan…

8 hours ago

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

14 hours ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

14 hours ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

14 hours ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

14 hours ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

1 day ago