Pabrik Sepatu Nike PHK 3.000 Karyawan, Ini Kronologi dan Penyebab di Baliknya

- Redaksi

Friday, 31 October 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabrik Sepatu Nike PHK 3.000 Karyawan

Pabrik Sepatu Nike PHK 3.000 Karyawan

SwaraWarta.co.id – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menerpa industri manufaktur Indonesia.

PT Victory Chingluh Indonesia, sebuah pabrik pemasok utama untuk merek global Nike yang berlokasi di Pasar Kemis, Tangerang, Banten, dilaporkan melakukan PHK terhadap sekitar 3.000 orang karyawannya.

Ini merupakan kali kedua perusahaan melakukan efisiensi karyawan secara besar-besaran pada tahun 2025 ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Penyebab PHK Massal Ini?

Berdasarkan penuturan serikat pekerja, akar permasalahannya bermula dari terjadinya pengembalian (retur) produk ekspor sepatu.

Barang yang dikembalikan ini diduga disebabkan oleh penurunan kualitas produk karena adanya trouble dalam proses produksi. Gangguan dalam sistem produksi ini pada akhirnya memicu perusahaan untuk melakukan efisiensi, meskipun kesalahan tidak terletak pada para buruh yang hanya mengikuti arahan manajemen.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Langkah Penyelamatan untuk Korban PHK Massal Sritex

Namun, di balik alasan teknis tersebut, terdapat faktor struktural yang juga berperan. Kementerian Perindustrian dan para pelaku industri menyoroti tren perpindahan lokasi pabrik ke daerah dengan upah tenaga kerja yang lebih rendah.

Biaya tenaga kerja yang bisa mencapai 30% dari total pengeluaran perusahaan mendorong banyak pabrik, tidak hanya Nike, untuk berpindah ke kawasan seperti Cirebon, Brebes, Pekalongan, atau Batang. PHK di Tangerang ini pun diduga kuat merupakan bagian dari proses relokasi ini.

Proses dan Dampak PHK terhadap Karyawan

Proses PHK dilakukan dengan dua mekanisme: secara langsung oleh perusahaan dan melalui opsi pengajuan sukarela oleh karyawan yang bersedia diberhentikan dengan menerima pesangon.

Baca Juga :  Shin Tae-yong Minta Maaf Kepada Suporter Setelah Gagal Bawa Timnas Indonesia U-23 Ke Olimpiade Paris 2024

Serikat pekerja, dalam hal ini KASBI, telah bernegosiasi untuk memastikan hak-hak karyawan terdampak terpenuhi, termasuk kompensasi pesangon penuh sesuai ketentuan undang-undang.

Dampak dari PHK massal ini langsung terasa. Suasana di sekitar pabrik yang biasanya ramai menjadi jauh lebih sepi. Warung-warung yang mengandalkan para karyawan sebagai konsumen utama merasakan penurunan omzet yang signifikan. Para karyawan, terutama yang telah bekerja puluhan tahun, pun harus menghadapi realita kehilangan mata pencaharian.

Respons Pemerintah dan Masa Depan

Direktur Jenderal Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Rizky Aditya Wijaya, menegaskan bahwa secara keseluruhan, industri alas kaki nasional masih dalam kondisi positif dengan pertumbuhan sekitar 8%. Ia menyatakan bahwa fenomena PHK ini lebih disebabkan pergeseran lokasi produksi dan bukan indikasi hengkangnya industri dari Indonesia.

Baca Juga :  Kontroversi Penangkapan Akademisi Yahudi di London: Suara Pro-Palestina dalam Sorotan

Meski demikian, peristiwa ini seharusnya menjadi alarm untuk meningkatkan daya saing industri nasional, baik melalui transformasi teknologi, efisiensi biaya logistik, dan optimalisasi perjanjian dagang internasional agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Berita Terkait

Kenapa Lagu Justin Bieber Dijual? Ini Alasan di Balik Penjualan Katalog Musiknya
UTBK 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkapnya dan Hal yang Harus Kamu Persiapkan!
Cara Gadai Emas di Pegadaian Terbaru (2026): Syarat, Biaya, Bisa Offline atau Online
Cara Daftar Jadi Karyawan MBG (Makan Bergizi Gratis): Syarat Lengkap dan Panduannya!
Doni Salmanan Bebas Bersyarat, ‘Crazy Rich’ Akhirnya Hirup Udara Bebas
Cara Cek Lokasi UTBK 2026 Terbaru: Strategi Anti-Panik Agar Ujian Lancar!
Harga Tiket Pesawat Mengalami Kenaikan Signifikan: Penyebab dan Dampaknya
Lupa Bayar? Segini Rincian Berapa Denda Pajak Motor Telat 1 Hari Terbaru

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 10:49 WIB

Kenapa Lagu Justin Bieber Dijual? Ini Alasan di Balik Penjualan Katalog Musiknya

Monday, 13 April 2026 - 10:49 WIB

UTBK 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkapnya dan Hal yang Harus Kamu Persiapkan!

Sunday, 12 April 2026 - 14:10 WIB

Cara Gadai Emas di Pegadaian Terbaru (2026): Syarat, Biaya, Bisa Offline atau Online

Saturday, 11 April 2026 - 10:10 WIB

Cara Daftar Jadi Karyawan MBG (Makan Bergizi Gratis): Syarat Lengkap dan Panduannya!

Saturday, 11 April 2026 - 07:09 WIB

Doni Salmanan Bebas Bersyarat, ‘Crazy Rich’ Akhirnya Hirup Udara Bebas

Berita Terbaru

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan

Pendidikan

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Simak Fakta dan Resikonya!

Wednesday, 15 Apr 2026 - 07:35 WIB