Bengawan Solo Meluap, Sejumlah Kecamatan Terendam Banjir

- Redaksi

Tuesday, 12 March 2024 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bengawan Solo meluap rumah warga terendam banjir
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idBeberapa wilayah di dua kecamatan Blora, yaitu Cepu, Kedungtuban, dan Kradenan, saat ini dilanda banjir

Banjir terjadi disebabkan oleh meluapnya Bengawan Solo setelah hujan deras yang berlangsung cukup lama di wilayah hulu. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung Triyono, Operator Dalops TRC BPBD Blora, menyatakan bahwa banjir terjadi di beberapa wilayah yang dilalui oleh Bengawan Solo. 

“Debit Bengawan Solo pos pantau Karangnongko Kecamatan Kradenan status siaga hijau, pos pantau Cepu status siaga kuning, dengan tren stabil. Menyebabkan luapan dari bengawan dan anak sungai bengawan solo,” ungkapnya, Minggu (10/3/2024).

Baca Juga :  Tanah Longsor di Perumahan PT Bumi Podo Rukun Malang, Tidak Ada Korban

Ia juga mengungkapkan bahwa ketinggian air di Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Cepu telah mencapai status siaga kuning pada tanggal 10 Maret 2024, dengan ketinggian air pada pukul 18.00 WIB tercatat 23,58 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

“Cepu masih banjir malam ini. Ada 6 wilayah yang banjir di Cepu. Yaitu Kelurahan Cepu, Kelurahan Balun, Desa Sumberpitu, Desa Nglanjuk, Desa Ngloram dan Desa Gadon,” urainya.

Status siaga kuning ditetapkan ketika ketinggian air mencapai 22,63 mdpl hingga 23,63 mdpl. Status siaga hijau ditetapkan jika ketinggian air di bawah 22,63 mdpl, sedangkan status siaga merah ditetapkan jika ketinggian air di atas 23,63 mdpl. 

Baca Juga :  Krisis Gaza yang Tak Kunjung Usai: Ribuan Warga Terjebak dalam Teror Kematian dan Kehancuran

“Di Karangnongko, Kecamatan Kradenan, ketinggian air Bengawan Solo masih berada pada status siaga hijau, yakni 29,49 mdpl pada pukul 18.00 WIB,” ujar Agung.

Meskipun kondisi masih berlangsung hingga malam ini, luapan sungai Bengawan Solo masih menggenangi wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, dan mengakibatkan air merendam beberapa pekarangan warga. 

Endah Ekawati, Camat Cepu, menyatakan bahwa air luapan Bengawan Solo sudah masuk sampai ke pekarangan dan lorong jalan warga.

“Debit air Sungai Bengawan Solo cenderung meningkat dan arus deras,” ucap Camat Cepu, Endah Ekawati.

Namun, air belum merendam rumah-rumah warga. Ia juga melaporkan bahwa di Desa Sumberpitu, sebuah warung makan juga terendam air sungai setinggi sekitar 50 cm.

Baca Juga :  Link Pengumuman Mandiri UNRAM 2026: Cara Cek Hasil Seleksi!

“Petugas kecamatan mengimbau warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika air semakin tinggi,” ujarnya.

Berita Terkait

Panduan Lengkap Cara Bayar BPJS Kesehatan Tanpa Ribet, Bisa Dilakukan dari Rumah!
Cara Cek Desil KK Online Terbaru untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kenapa Emas Naik Hari Ini? Ini Alasan Utama Lonjakan Harganya!
Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Cek Fakta 5 Agustus 2026
EasySkor Launches: One-Stop Credit Management from Assessment to Repair for Indonesian Users
KJP Plus Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Informasi Terbaru dan Cara Cek Penerima
Mengapa Gubernur BI Mundur? Di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Kapan Bansos Tahap 3 Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima PKH & BPNT 2026

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 09:48 WIB

Panduan Lengkap Cara Bayar BPJS Kesehatan Tanpa Ribet, Bisa Dilakukan dari Rumah!

Thursday, 6 August 2026 - 15:31 WIB

Cara Cek Desil KK Online Terbaru untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Thursday, 6 August 2026 - 09:12 WIB

Kenapa Emas Naik Hari Ini? Ini Alasan Utama Lonjakan Harganya!

Wednesday, 5 August 2026 - 09:15 WIB

Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Cek Fakta 5 Agustus 2026

Tuesday, 4 August 2026 - 18:24 WIB

EasySkor Launches: One-Stop Credit Management from Assessment to Repair for Indonesian Users

Berita Terbaru

Ide Bisnis Digital untuk Pemula

Bisnis

7 Ide Bisnis Digital untuk Pemula yang Menjanjikan di 2026

Thursday, 6 Aug 2026 - 14:24 WIB