Mengenal Tantrum pada Anak dan Cara Penanggulangannya

- Redaksi

Saturday, 14 October 2023 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenal tantrum pada anak dan cara penanggulangannya (Foto: Freepik)

SwaraWarta.co.id – Jika tiba-tiba anak Anda berteriak
histeris, menangis kejer, hingga tindakan emosional lainnya yang di luar
kendali, Anda tidak perlu khawatir, karena anak sedang tantrum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu bukan kondisi yang tidak normal pada anak, justru
sebaliknya sikap seperti itu adalah wajar dan normal bila terjadi pada
anak-anak.

Secara harfiah bahasa, tantrum merupakan reaksi emosional
yang biasa terjadi pada anak-anak, terutama pada usia prasekolah.

Hal Ini terjadi sebagai sebuah respon yang  kuat terhadap rasa frustrasi, rasa marah,
maupun dorongan keinginan yang ingin dicapai tetapi tidak bisa terpenuhi.

Ada beberapa ciri-ciri perilaku tantrum pada anak yang bisa
diidentifikasi, misalnya saja:

1. Meluapkan emosi berlebih

Baca Juga :  Lowongan PT Reska Multi Usaha (Kai Services) Untuk SMA/SMK Posisi Packaging Food Regional Pangandaran

Anak Anda mungkin akan menangis sangat kencang, berteriak
histeris, bisa juga menggebrak benda yang ada di depannya, atau juga bisa
dengan msmelakukan tindakan sedikit ekstrim, seperti misalnya menjatuhkan diri.

2. Komunikasi yang Terbatas

Tantrum pada anak seringkali terjadi ketika anak belum dapat
mengekspresikan perasaan atau keinginannya secara verbal kepada orang lain atau
orang tuanya sendiri.

3. Biasanya bersifat sementara

Kondisi tantrum biasanya berlangsung hanyq beberapa menit
saja, dan berakhir setelah anak sudah bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan
atau dirinya merasa jauh lebih tenang setelahnya.

4. Reaksi terhadap batasan

Anak-anak mungkin merasa sangat frustrasi ketika
diberlakukan batasan atas dirinya atau ketika permintaannya tidak dapat
dipenuhi, maka ia akan bereaksi dengan cara frontal.

Jika tantrum terjadi pada anak Anda, maka para orang tua
busa menghadapinya dengan cara:

Baca Juga :  Evakuasi Jenazah Pilot PT Intan Angkasa dan Penumpang Selamat dari Distrik Alama ke Timika

1. Tetap tenang

Ini sangat penting bagi Anda selaku orang tua untuk menjaga
ketenangan saat menghadapi tantrum pada anak.

2. Memahami perasaan anak

Cobalah untuk bisa mengupayakan memahami perasaan anak, jang
lupa pula  komunikasikan dengan anak
bahwa Anda mendengar apa yang mereka ucapakan.

3. Berikan alternatif lain untuk mengekspresikan diri anak

Coba bantu anak untuk mengekspresikan perasaannya atau keinginannya
secara positif.

Coba berikan alternatif lain jika permintaan mereka tidak dapat
dipenuhi.

4. Pertimbangkan faktor kelelahan atau kelaparan

Caranya dengan memastikan bahwa anak Anda cukup tidur juga
cukup makan, karena kelelahan dan kelaparan bisa jadi salah satu faktor pemicu
tantrum.

5. Jangan memberikan hadiah

Sebagai orang tua, hindari memberikan hadiah atau memberi
perhatian berlebihan setelah anak tantrum, karena hal ini akan dianggap anak
sebagai kemenangan atas trik yant ia lakukan.

Baca Juga :  Asep Suami yang Tega Membunuh Istrinya Berdalih Sang Istri Sibuk Nyanyi

Hal ini pula dapat memperkuat perilaku negatif anak.

6. Batasi situasi pemicu

Coba untuk 
mengidentifikasi situasi atau hal-hal yang sering memicu tantrum pada anak Anda. Coba upayakan untuk menghindarinya atau menyiapkan anak dengan
kondisi yang baik.

7. Coba ajarkan cara mengelola emosi

Anda bisa membantu anak untuk belajar mengenali dan mengelola
emosinya secara positif.

Penting untuk diingat para orang tua bahwa tantrum merupakan
perilaku normal dari fase tumbuh kembang anak, tetapi jika mereka terus-menerus
dan sangat mengganggu, pertimbangkan untuk segerq berkonsultasi dengan ahli
kesehatan anak untuk saran yang bisa Anda pakai bila terjadi lagi tantrum.

Berita Terkait

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Berita Terbaru