Apa Itu Total Football? Taktik Revolusioner yang Mengubah Sepak Bola Modern

- Redaksi

Thursday, 20 March 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Itu Total Football

Apa Itu Total Football

SwaraWarta.co.id – Sepak bola tidak hanya tentang mencetak gol, tetapi juga strategi, kreativitas, dan kerja tim.

Salah satu konsep taktik paling legendaris yang pernah lahir dalam sejarah sepak bola adalah Total Football (Total Voetbal dalam bahasa Belanda).

Artikel ini akan mengupas apa itu Total Football, sejarahnya, prinsip dasarnya, serta pengaruhnya terhadap sepak bola modern.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejarah Total Football

Total Football pertama kali dikembangkan oleh Rinus Michels, pelatih legendaris Belanda, pada akhir 1960-an dan awal 1970-an. Konsep ini dipopulerkan oleh Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda yang dijuluki “Oranje Machine” di Piala Dunia 1974.

Tokoh kunci seperti Johan Cruyff menjadi wajah taktik ini, yang tidak hanya menginspirasi kemenangan tetapi juga revolusi dalam cara bermain sepak bola.

Baca Juga :  Borneo FC Berhasil Menaklukkan Persikabo dalam Laga yang Diwarnai Hujan Deras

Prinsip Dasar Total Football

Total Football adalah filosofi taktis di mana semua pemain memiliki fleksibilitas untuk bertukar posisi secara dinamis selama pertandingan. Berikut prinsip utamanya:

  1. Fluiditas Posisi: Pemain tidak terpaku pada satu posisi. Bek bisa menyerang, penyerang bisa membantu bertahan, dan gelandang mengisi ruang kosong.
  2. Tekanan Tinggi (High Pressing): Tim melakukan pressing agresif untuk merebut bola secepat mungkin di area lawan.
  3. Penguasaan Ruang: Setiap pemain harus paham cara mengisi ruang yang ditinggalkan rekan setim, menjaga struktur tim tetap solid.
  4. Kolektivitas: Tidak ada bintang tunggal; semua pemain harus berkontribusi dalam serangan dan pertahanan.

Pengaruh Total Football pada Sepak Bola Modern

Konsep Total Football menjadi fondasi bagi banyak tim top dunia. Barcelona di era Pep Guardiola mengadopsi prinsip ini dengan “tiki-taka”, sementara Bayern Munich dan Liverpool menggunakan pressing tinggi yang terinspirasi dari gaya Belanda ini. Bahkan, tim-tim seperti Manchester City dan Ajax tetap mempertahankan filosofi fluiditas posisi dalam strategi mereka.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Melaju ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Setelah Menang 2-0 Atas Filipina

Di Indonesia, Total Football juga memengaruhi pelatih muda yang ingin mengembangkan permainan berbasis penguasaan bola dan kerja tim. Meski membutuhkan pemain dengan intelektualitas tinggi dan stamina prima, taktik ini tetap menjadi idola bagi pecinta sepak bola modern.

Warisan Abadi Total Football

Meski pertama kali muncul lebih dari 50 tahun lalu, prinsip Total Football tetap relevan. Keberhasilannya membuktikan bahwa sepak bola adalah permainan kecerdasan, disiplin, dan kolaborasi. Johan Cruyff pernah berkata, “Sepak bola sederhana, tapi yang sulit adalah memainkan sepak bola dengan sederhana.” Kutipan ini menggambarkan esensi Total Football: kompleksitas yang

 

Berita Terkait

Profil dan Rekam Jejak John Herdman Pelatih Baru Timnas Indonesia
Nilai Pasar Jay Idzes Tembus 280 Miliar: Rekor Baru Pemain Indonesia di Eropa!
Update Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Kokoh di Peringkat Dua, Thailand Tak Terbendung
Shin Tae-yong Terancam Mendapatkan Sanksi yang Cukup Berat
Ciro Alves Ajukan Naturalisasi WNI, Siap Perkuat Timnas Indonesia
Kabar Duka! Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia
Jay Idzes Jadi Target Incaran AC Milan, Bek Timnas Indonesia Jadi Buruan Klub Besar Serie A
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Terbaru!

Berita Terkait

Tuesday, 30 December 2025 - 15:58 WIB

Profil dan Rekam Jejak John Herdman Pelatih Baru Timnas Indonesia

Wednesday, 24 December 2025 - 09:53 WIB

Nilai Pasar Jay Idzes Tembus 280 Miliar: Rekor Baru Pemain Indonesia di Eropa!

Thursday, 18 December 2025 - 15:39 WIB

Update Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Kokoh di Peringkat Dua, Thailand Tak Terbendung

Wednesday, 10 December 2025 - 14:16 WIB

Shin Tae-yong Terancam Mendapatkan Sanksi yang Cukup Berat

Tuesday, 9 December 2025 - 22:26 WIB

Ciro Alves Ajukan Naturalisasi WNI, Siap Perkuat Timnas Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Membuat Passphrase Coretax untuk Keamanan Akun Pajak Anda

Wednesday, 31 Dec 2025 - 09:00 WIB