Banyuwangi Diapresiasi karena Sukses Gabungkan Wisata dan Peduli Lingkungan

- Redaksi

Saturday, 21 June 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi yang selalu jadi teladan bagi daerah lain (Dok. Ist)

Banyuwangi yang selalu jadi teladan bagi daerah lain (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Kementerian Pariwisata memilih Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai contoh daerah pelaksana Gerakan Wisata Bersih (GWB).

Aasannya, Banyuwangi dianggap berhasil melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan demi memajukan pariwisatanya.

“Banyuwangi dipilih karena dinilai sukses membangun kolaborasi dalam memajukan pariwisata,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto sebagaimana dikutip dalam keterangan kementerian di Jakarta, Sabtu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan Wisata Bersih secara resmi diluncurkan di Pantai Grand Watu Dodol, Banyuwangi, pada Selasa (17/6).

Dalam kegiatan itu, Hariyanto menyebut bahwa Banyuwangi bersama 16 daerah lainnya akan dijadikan contoh untuk mewujudkan wisata yang bersih, berkualitas, dan berkelanjutan.

Banyuwangi dinilai sukses mengelola sampah dan mampu menunjukkan bagaimana perubahan sosial dan lingkungan bisa dilakukan lewat sektor pariwisata.

Baca Juga :  Menyusuri Keindahan Curug Citambur: Destinasi Wisata Perbatasan Cianjur Bandung

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa masyarakat di sana sudah terbiasa bergotong royong dan menjaga lingkungan, apalagi saat menyambut wisatawan.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari. Menurutnya, kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting untuk mencapai pariwisata yang berkelanjutan.

“Kolaborasi seperti ini menjadi kunci dalam membangun destinasi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sehat secara lingkungan,” katanya.

Berita Terkait

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Berita Terbaru