Bocah 1,5 Tahun di Pandeglang Meninggal Dunia Terseret Arus Sungai Cikihiang

- Redaksi

Saturday, 19 April 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Sebuah insiden tragis terjadi di Kampung Kadu Beuleuk, Desa Koranji, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Seorang balita perempuan bernama Ana, yang baru berusia satu setengah tahun, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras Sungai Cikihiang pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Pulosari, Iptu Untung, menyampaikan bahwa korban diduga sedang bermain di dekat sungai yang berada tak jauh dari rumahnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di belakang rumah korban terdapat aliran Sungai Cikihiang yang arusnya cukup deras karena sudah diguyur hujan,” kata Untung dari keterangan tertulis yang diterima, Jum’at (18/4/2025

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak malam sebelumnya menyebabkan debit air sungai meningkat signifikan, yang kemudian menyeret tubuh mungil Ana.

Baca Juga :  Kabel Ilegal di Ponorogo Ancam Keselamatan, DPUPKP Siap Ambil Tindakan

Setelah upaya pencarian dilakukan oleh warga dan pihak kepolisian, tubuh Ana ditemukan tersangkut di antara bebatuan sungai, berjarak sekitar satu kilometer dari titik awal dilaporkan hilang.

Ketika ditemukan, bocah tersebut masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Namun sayangnya, meski sempat dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.Ana dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah sampai di fasilitas kesehatan.

“Setelah dilakukan tindakan medis oleh pegawai UGD Puskesmas Pulosari, korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ucapnya.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses pemakaman akan segera dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dari orang tua dan warga sekitar.

Baca Juga :  Liga 1 Pekan ke-32: Perebutan Tiket Asia dan Laga Hidup-Mati Hindari Degradasi

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar aliran sungai, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terlebih saat musim hujan tiba dan potensi banjir serta arus deras meningkat.

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!
Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 17:30 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 17:18 WIB

 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 October 2026 - 13:25 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Berita Terbaru