Bagaimana Cara Menghitung BEP Harga dan BEP Produksi dalam Analisis Keuangan? Berikut ini Pembahasannya!

- Redaksi

Tuesday, 25 November 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana Cara Menghitung BEP Harga dan BEP Produksi dalam Analisis Keuangan?

Bagaimana Cara Menghitung BEP Harga dan BEP Produksi dalam Analisis Keuangan?

SwaraWarta.co.id – Dalam dunia bisnis, mengetahui kapan Anda mulai untung adalah hal yang krusial. Di sinilah konsep Break Even Point (BEP) atau titik impas memegang peranan penting.

Memahami Bagaimana Cara Menghitung BEP Harga dan BEP Produksi merupakan fondasi analisis keuangan yang akan membantu Anda dalam mengambil keputusan strategis, mulai dari menetapkan harga jual hingga merencanakan target penjualan.

Apa Itu BEP?

BEP adalah kondisi dimana total pendapatan yang diterima sama dengan total biaya yang dikeluarkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada titik ini, perusahaan tidak mengalami keuntungan maupun kerugian.

Setelah melewati titik BEP, setiap penjualan tambahan akan langsung menjadi laba. BEP dapat dianalisis dari dua sudut pandang: BEP Unit (Produksi) dan BEP Harga (Rupiah).

Komponen Penting dalam Menghitung BEP

Sebelum masuk ke rumus, pahami tiga komponen dasarnya:

  1. Biaya Tetap (Fixed Cost): Biaya yang jumlahnya tetap tidak peduli berapa banyak unit yang diproduksi. Contoh: sewa gedung, gaji karyawan tetap, dan asuransi.

  2. Biaya Variabel (Variable Cost): Biaya yang jumlahnya berubah seiring dengan perubahan volume produksi. Contoh: biaya bahan baku, tenaga kerja lepas, dan kemasan.

  3. Harga Jual per Unit: Harga jual produk Anda per satuan.

Baca Juga :  OJK Sumatera Utara Tangani 932 Pengaduan Konsumen dan Gelar Edukasi Keuangan di Daerah 3T

Bagaimana Cara Menghitung BEP Produksi (BEP Unit)?

BEP Produksi menjawab pertanyaan: “Berapa banyak unit yang harus saya jual untuk mencapai titik impas?”

Rumus BEP Unit:
BEP (Unit) = Total Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit)

Keterangan:

  • (Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit) dikenal juga dengan Kontribusi Margin per Unit—yaitu jumlah uang dari setiap penjualan yang tersedia untuk menutup biaya tetap.

Contoh Perhitungan:
Sebuah perusahaan donat memiliki:

  • Biaya Tetap: Rp 10.000.000 per bulan

  • Biaya Variabel per Unit: Rp 2.000 (untuk bahan dan kemasan)

  • Harga Jual per Unit: Rp 5.000

BEP (Unit) = Rp 10.000.000 / (Rp 5.000 - Rp 2.000)
BEP (Unit) = Rp 10.000.000 / Rp 3.000
BEP (Unit) = 3.333 unit

Artinya, perusahaan harus menjual minimal 3.333 donat per bulan untuk mencapai titik impas.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Taurus Minggu Ini: Energi Baru dan Harmoni Hubungan

Bagaimana Cara Menghitung BEP Harga (BEP Rupiah)?

BEP Harga menjawab pertanyaan: “Berapa total rupiah penjualan yang harus saya capai untuk mencapai titik impas?” Ini berguna ketika bisnis menjual berbagai produk.

Rumus BEP Rupiah:
BEP (Rupiah) = Total Biaya Tetap / (1 - (Total Biaya Variabel / Total Pendapatan Penjualan))

Atau, cara lebih sederhana:
BEP (Rupiah) = BEP (Unit) x Harga Jual per Unit

Contoh Perhitungan (menggunakan cara sederhana):
Dari contoh sebelumnya, BEP Unit adalah 3.333 unit.
BEP (Rupiah) = 3.333 unit x Rp 5.000
BEP (Rupiah) = Rp 16.665.000

Artinya, perusahaan harus mencapai penjualan minimal Rp 16.665.000 per bulan untuk impas.

Manfaat dan Penerapan dalam Bisnis

Dengan menguasai Bagaimana Cara Menghitung BEP Harga dan BEP Produksi, Anda dapat:

  • Menetapkan Target Penjualan: Mengetahui jumlah minimal produk yang harus terjual.

  • Analisis Harga Jual: Mengevaluasi apakah harga jual saat ini sudah optimal atau perlu penyesuaian.

  • Perencanaan Laba: Dengan mengetahui titik impas, Anda dapat dengan mudah merencanakan target laba yang diinginkan.

  • Pengambilan Keputusan: Membantu memutuskan apakah akan meluncurkan produk baru atau melakukan ekspansi.

Baca Juga :  Jelaskan Pengertian Isymam: Panduan Lengkap Membaca Al-Quran dengan Tajwid

Kesimpulannya, perhitungan BEP bukanlah sekadar teori akuntansi, melainkan alat praktis yang memberikan kejelasan dan kepastian dalam menjalankan strategi bisnis Anda. Dengan memahami dan menerapkannya, Anda dapat mengelola keuangan dengan lebih percaya diri dan mengarahkan perusahaan menuju profitabilitas yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!
Bagaimana Penomoran Bangunan untuk Keluarga/Bangunan/Usaha yang Tidak Ada di Prelist? Berikut ini Penjelasannya!
Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!
Sudah Siapkan Dokumen? Ini Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SPMB SMA 2026!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting Bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
APA DAMPAK BAGI MANUSIA DARI LINGKUNGAN YANG RUSAK KAREN SAMPAH PLASTIK? BERIKUT PEMBAHASANNYA!
BAGAIMANA CARA MENUMBUHKAN PERILAKU DISIPLIN DAN SALING MENGHARGAI DALAM MENJALANKAN IBADAH PADA DIRI SESEORANG?

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 14:29 WIB

Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!

Friday, 5 June 2026 - 09:44 WIB

Bagaimana Penomoran Bangunan untuk Keluarga/Bangunan/Usaha yang Tidak Ada di Prelist? Berikut ini Penjelasannya!

Thursday, 4 June 2026 - 09:10 WIB

Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!

Thursday, 4 June 2026 - 08:12 WIB

Sudah Siapkan Dokumen? Ini Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SPMB SMA 2026!

Berita Terbaru