Mengenal Konsep Tawakkal: Berpasrah Tapi Tetap Berusaha

- Redaksi

Friday, 6 September 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Tawakkal adalah salah satu konsep penting dalam ajaran Islam yang sering kali disalahpahami. Banyak yang menganggap tawakkal berarti hanya pasrah dan menyerahkan semua urusan kepada Tuhan tanpa usaha.

Padahal, hakikat tawakkal justru melibatkan keseimbangan antara berpasrah dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini bisa menjadi kunci untuk meraih ketenangan batin dan kesuksesan duniawi.

Apa Itu Tawakkal?

Secara sederhana, tawakkal berarti menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah melakukan ikhtiar atau usaha maksimal. Konsep ini mengajarkan bahwa manusia harus tetap bekerja keras, namun hasil akhirnya tetap berada di tangan Tuhan. Tawakkal bukan berarti bermalas-malasan atau menyerah sebelum berusaha.

Sebaliknya, tawakkal menuntut adanya kerja keras dan doa yang sungguh-sungguh, lalu disertai keyakinan bahwa apapun hasilnya adalah yang terbaik menurut kehendak-Nya.

Berpasrah dengan Keyakinan Penuh

Salah satu elemen utama dari tawakkal adalah keyakinan penuh bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Setelah berusaha, kita dituntut untuk melepaskan kekhawatiran dan menerima apapun hasilnya dengan lapang dada. Hal ini mengajarkan bahwa manusia tidak memiliki kontrol penuh atas segala sesuatu yang terjadi di dunia ini. Meskipun kita telah berusaha sebaik mungkin, ada faktor-faktor di luar kendali yang hanya bisa ditangani oleh Allah.

Berpasrah bukanlah tanda kelemahan, melainkan wujud keimanan yang kuat. Ketika kita percaya bahwa setiap hasil, baik sukses maupun kegagalan, merupakan bagian dari rencana Allah, hati kita akan menjadi lebih tenang dan mampu menerima setiap situasi dengan bijak.

Baca Juga :  DALAM Konteks Perusahaan Multinasional Yang Beroperasi Di Berbagai Negara Dengan Budaya Yang Beragam, Struktur Organisasi Memainkan Peran Penting

Tetap Berusaha, Bukan Diam di Tempat

Namun, tawakkal juga menegaskan pentingnya usaha. Islam tidak mengajarkan kita untuk hanya duduk diam dan menunggu keberuntungan datang. Sebaliknya, kita diwajibkan untuk melakukan ikhtiar dengan sebaik mungkin, baik dalam pekerjaan, pendidikan, maupun kehidupan pribadi. Setiap tindakan harus didasarkan pada niat yang baik dan disertai usaha maksimal. Setelah itu, barulah tawakkal menjadi penopang yang sempurna untuk menenangkan hati.

Dalam Al-Quran Surat Al-Imran ayat 159, Allah berfirman, “Kemudian, apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah.” Ayat ini dengan jelas menggambarkan pentingnya usaha terlebih dahulu sebelum menyerahkan segalanya kepada Allah.

Menemukan Keseimbangan dalam Kehidupan

Tawakkal mengajarkan keseimbangan antara usaha dan doa, antara ikhtiar dan kepercayaan. Dalam kehidupan modern yang penuh dengan ketidakpastian, konsep ini relevan untuk diaplikasikan. Dengan bekerja keras dan tetap berdoa, kita bisa menghadapi setiap tantangan dengan lebih bijak dan tenang.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Apa Arti Istilah Dim Sum dalam Bahasa Kanton

Jadi, ketika kita menghadapi masalah atau situasi sulit, ingatlah untuk berusaha sebaik mungkin, lalu pasrahkan hasilnya kepada Tuhan. Sebab, apapun hasilnya, pasti ada hikmah yang bisa kita petik.

 

Berita Terkait

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini
Apa Faktor Utama yang Menyebabkan Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026? Mari Kita Bahas!
BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!
Mengapa Urban Farming Cocok Sebagai Awal Karier Green Jobs Bagi Milenial Kota? Begini Penjelasannya!
Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!
Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!

Berita Terkait

Friday, 20 February 2026 - 21:04 WIB

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan

Friday, 20 February 2026 - 09:42 WIB

Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Thursday, 19 February 2026 - 15:10 WIB

130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Thursday, 19 February 2026 - 15:03 WIB

Apa Faktor Utama yang Menyebabkan Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026? Mari Kita Bahas!

Sunday, 15 February 2026 - 11:49 WIB

BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!

Berita Terbaru