FDA Pertimbangkan Vaksin Covid-19 Baru untuk 2025–2026, Fokus pada Varian LP.8.1

- Redaksi

Friday, 23 May 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksin Covid-19 (Dok. Ist)

Vaksin Covid-19 (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) akan segera mengambil keputusan penting soal vaksin Covid-19 untuk periode imunisasi tahun 2025–2026.

Panel penasihat FDA dijadwalkan melakukan pemungutan suara guna menentukan varian virus mana yang akan dijadikan dasar vaksin terbaru.

Menurut laporan Reuters pada Jumat (23/5/2025), diskusi utama akan berfokus pada apakah vaksin baru harus menargetkan varian virus yang berasal dari JN.1.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data dari CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) menunjukkan bahwa varian LP.8. yang merupakan turunan dari JN.1—saat ini paling banyak ditemukan di AS, dengan menyumbang sekitar 70% dari seluruh kasus dalam dua minggu terakhir hingga 10 Mei.

Baca Juga :  Sampah Menumpuk di Joglo Jakbar Bikin Masyarakat Resah

Meski LP.8.1 menjadi yang paling umum, varian lain seperti LF.7 dan XFG juga mulai menunjukkan peningkatan kasus.

FDA mengakui bahwa menentukan varian mana yang akan dominan di masa depan bukan hal yang mudah.

Bahkan Sten Vermund, dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Florida Selatan, menyebut proses ini seperti “tebakan yang cerdas.” Menurutnya, tidak ada cara pasti untuk memprediksi bagaimana virus akan bermutasi.

Dua pejabat tinggi FDA, Vinay Prasad dan Komisaris Marty Makary, mempertanyakan efektivitas vaksin Covid-19 yang diberikan setiap tahun, terutama untuk orang dewasa yang sehat.

Mereka merasa belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa suntikan tahunan benar-benar memberikan manfaat besar setelah beberapa tahun vaksin digunakan.

Baca Juga :  Pohon Jati yang Bernilai Tinggi Banyak Ditemukan di Wilayah Jawa, Apa Manfaatnya?

Karena itulah, FDA menyatakan bahwa vaksin booster (penguat) tahunan harus melalui uji klinis baru sebelum disetujui. Uji coba ini akan difokuskan pada orang sehat di bawah usia 65 tahun.

Tujuannya adalah memastikan vaksin benar-benar aman dan efektif dengan dukungan data ilmiah yang lebih solid.

Namun, rencana ini menimbulkan tantangan. Uji klinis dalam skala besar butuh waktu dan biaya besar. Bahkan ada risiko uji coba tidak selesai tepat waktu sebelum musim penyebaran Covid-19 berikutnya dimulai.

Hal ini menimbulkan dilema antara kebutuhan cepat untuk melindungi masyarakat dan lamanya proses uji ilmiah.

Meskipun begitu, vaksinasi tetap akan diprioritaskan untuk lansia dan orang-orang dengan risiko tinggi, yang memang menjadi target utama program vaksinasi Covid-19 selama ini.

Baca Juga :  Menjelang Ramadan 2025, Harga Daging Ayam, Cabai, dan Wortel di Kota Batu Naik

Para pengamat industri mendukung rencana FDA ini. Mereka menilai bahwa uji klinis tambahan bisa membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan juga memberikan kepastian bagi investor di bidang vaksin.

Langkah ini dipandang sebagai cara untuk menyeimbangkan kebutuhan mendesak di bidang kesehatan dengan pentingnya bukti ilmiah yang kuat.

Keputusan panel penasihat FDA nantinya akan berpengaruh besar terhadap strategi vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat tahun depan.

Berita Terkait

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!
Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026
Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan
Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Saturday, 5 September 2026 - 10:14 WIB

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Friday, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Friday, 4 September 2026 - 09:31 WIB

JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!

Thursday, 3 September 2026 - 09:38 WIB

Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026

Berita Terbaru

Apa Isi Tri Darma Perguruan Tinggi

Pendidikan

Apa Isi Tri Darma Perguruan Tinggi? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Saturday, 5 Sep 2026 - 14:40 WIB

Penyebab Utama Tekanan Darah

Kesehatan

Tensi Rendah Kenapa Bisa Terjadi pada Tubuhmu?

Saturday, 5 Sep 2026 - 14:29 WIB