Keuskupan Agung Jakarta Adakan Sembilan Hari Berkabung atas Wafatnya Paus Fransiskus

- Redaksi

Sunday, 27 April 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.idKeuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengumumkan pelaksanaan sembilan hari berkabung (Novemdiales) sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Paus Fransiskus.

Masa berkabung dimulai pada Sabtu, 26 April 2025, dan akan berlangsung hingga Minggu, 4 Mei 2025.

KAJ juga mengimbau agar setiap paroki di wilayahnya turut serta dalam momen berkabung ini dengan cara yang telah ditentukan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam suasana kedukaan atas kepulangan Bapa Suci Paus Fransiskus ke rumah Bapa di Surga, Tahta Suci mengadakan 9 hari berkabung Novemdiales,” kata Sekretaris KAJ, Romo V Adi Prasojo, dalam keterangan, Sabtu (26/4/2025)

Sebagai bagian dari prosesi penghormatan tersebut, KAJ menginstruksikan agar paroki-paroki membunyikan lonceng gereja pada saat prosesi pemakaman Paus Fransiskus, yang digelar sore ini. Di Gereja Katedral Jakarta, lonceng dibunyikan tepat pukul 15.00 WIB, bersamaan dengan dimulainya pemakaman Paus Fransiskus. Lonceng itu berbunyi selama empat menit, sebagai simbol doa dan penghormatan kepada Paus yang telah memimpin Gereja Katolik dan menjadi Kepala Negara Vatikan.

Baca Juga :  Google Doodle Merayakan Ulang Tahun ke-25: Kisah di Balik Kesuksesan Google

“Membunyikan lonceng gereja pada hari ini, 26 April 2025 pukul 15.00 selama 3-5 menit bersamaan dengan Pemakaman Bapa Suci Paus Fransiskus,” katanya.

Jemaat di Gereja Katedral Jakarta turut berpartisipasi dalam misa pemakaman, yang diadakan dengan khidmat. Misa tersebut dapat diikuti oleh jemaat melalui layar monitor, yang menampilkan prosesi pemakaman yang berlangsung di Vatikan. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat Katolik di Jakarta untuk bersama-sama mendoakan Paus Fransiskus dalam perjalanan iman terakhirnya.

Selain itu, KAJ mengimbau setiap paroki untuk memilih cara yang tepat dalam merayakan masa berkabung selama sembilan hari ini.

Hal ini untuk menghormati Paus Fransiskus sebagai pemimpin Gereja Katolik yang telah banyak memberi pengaruh dan petunjuk dalam kehidupan umat Katolik di seluruh dunia.

Baca Juga :  Viral Aksi Emak-Emak Minta Sedekah Maksa di Sukabumi

Dengan adanya masa berkabung ini, umat Katolik di Jakarta diajak untuk bersama-sama mengenang dan mendoakan Paus Fransiskus, serta merayakan hidup dan karya yang telah diberikan oleh beliau selama masa kepemimpinannya.

Berita Terkait

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!
Donald Trump Ambil Alih Venezuela dalam Operasi Militer Besar-besaran
Kenapa Arab Saudi Menyerang Yaman? Apakah Kepentingan Pribadi atau Ada Geopolitik

Berita Terkait

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Tuesday, 6 January 2026 - 09:43 WIB

Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran

Monday, 5 January 2026 - 15:44 WIB

Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela

Monday, 5 January 2026 - 07:00 WIB

Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terbaru

Cara Buat SKCK Secara Online

Berita

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Wednesday, 7 Jan 2026 - 14:07 WIB

Langkah-Langkah Cara Mendapatkan Akun SIMPKB

Pendidikan

3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Wednesday, 7 Jan 2026 - 07:00 WIB