Lagi! Mahasiswa Palu jadi Korban Demo Tolak Revisi RUU

- Redaksi

Thursday, 29 August 2024 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban lagi! Usai banyaknya berita korban saat melakukan demo tolak revisi UU Pilkada. Kini tiga mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu mengalami luka-luka saat mengikuti demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Kota Palu, pada Jumat (23/08/2024).

 

Rektor Kemahasiswaan Universitas Tadulako, Sagaf, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut memang terjadi, bahkan salah satu korban masih dalam perawatan di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

” Satu orang masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palu,” ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Sagaf, dikutip dari kabarsulteng

 

Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang sedang dirawat adalah mahasiswa baru dari Fakultas Kehutanan Untad, sementara satu mahasiswa lainnya sudah diperbolahkan pulang.

Baca Juga :  Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis

 

Diketahui mahasiswa yang kehutanan yang dirawat kini telah sadar dan mendapatkan perawatan intensif setelah sebelumnya dibawa ke RS Bhayangkara dalam keadaan tidak sadarkan diri.

 

Selain mahasiswa itu, ternyata masih ada mahasiswa lain yang mengalami cedera di telinga dan kini tengah dirawat di RS Undata Palu.

 

Sagaf memastikan bahwa pihak universitas telah meminta pada pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi mahasiswa Universitas Tadulako yang terluka.

 

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan korban dan meminta pihak rumah sakit untuk memberikan perawatan maksimal,” tegas Sagaf

 

Sebelumnya, aksi untuk mengawal putusan MK menjadi ricuh ketika massa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa se-Kota Palu berusaha memasuki gedung DPRD Sulteng sekitar pukul 15.40 WITA.

Baca Juga :  Lakukanlah Kajian Analitik Dampak Potensial dari Diferensiasi Organisasi, Terkait Wacana Kebijakan Work From Anywhere (WFA)

 

Melihat hal ini aparat kepolisian lalu menggunakan water cannon untuk membubarkan massa, serta menembakkan gas air mata dan beberapa tembakan peringatan untuk memaksa massa mundur.

 

Ratusan petugas dengan perlengkapan lengkapnya yang berupaya mengusir massa dari lokasi demonstrasi. Selain mahasiswa, ternyata masyarakat di sekitar lokasi juga terkena dampak dari tindakan aparat kepolisian saat membubarkan aksi.

 

Bahkan salah satu karyawan warung makan dilarikan ke rumah sakit usai pingsan akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh polisi.

Penulis : Pipit Adila Wati, Siswi Magang, SMAN 1 PONOROGO.

Berita Terkait

Bagaimana Cara Kita Menghargai Jasa Para Pahlawan di Era Modern? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi? Ketik Minimal 1 Penerapan untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi!
Menurut Kalian Bagaimana Cara Berselancar di Internet yang Aman?
Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari?
Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Pernahkah Anda Menyaksikan atau Mendengar Adanya Perlakuan Negatif Terhadap Individu dengan Penyakit Mental? Bagaimana Perasaan Anda Pada Saat Itu?

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 09:49 WIB

Bagaimana Cara Kita Menghargai Jasa Para Pahlawan di Era Modern? Simak Penjelasannya!

Monday, 2 February 2026 - 09:40 WIB

Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi? Ketik Minimal 1 Penerapan untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi!

Monday, 2 February 2026 - 07:30 WIB

Menurut Kalian Bagaimana Cara Berselancar di Internet yang Aman?

Friday, 30 January 2026 - 15:09 WIB

Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari?

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Berita Terbaru

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Olahraga

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Monday, 2 Feb 2026 - 10:18 WIB