Viral! Isi Video Dea Store Meulaboh Terungkap, Ini Posisi Karyawati dan Owner Saat Penggerebekan

- Redaksi

Friday, 6 March 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isi video Dea Store Meulaboh viral di media sosial. Warga ungkap posisi karyawati dan pemilik toko saat penggerebekan menjelang sahur.

Isi video Dea Store Meulaboh viral di media sosial. Warga ungkap posisi karyawati dan pemilik toko saat penggerebekan menjelang sahur.

Video penggerebekan yang melibatkan pemilik konter ponsel dan seorang karyawati di Dea Store Meulaboh, Aceh Barat, viral di media sosial dan menjadi perbincangan luas publik. Rekaman yang beredar memperlihatkan momen setelah keduanya diamankan warga usai digerebek di dalam toko yang sudah tutup menjelang waktu sahur.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko smartphone di Jalan Teuku Umar, Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kecurigaan warga muncul karena toko sudah tutup, namun salah satu karyawati yang diketahui berusia sekitar 20 tahun belum juga pulang dari tempat kerja.

Situasi semakin menimbulkan tanda tanya ketika pemilik toko yang merupakan pria berusia sekitar 40 tahun terlihat masuk ke dalam toko yang sudah dalam keadaan gelap. Warga yang sejak lama mencurigai hubungan keduanya kemudian memutuskan melakukan penggerebekan.

Tuha Peut Gampong Panggong, Dani, menjelaskan awal mula kecurigaan warga hingga akhirnya terjadi penggerebekan.

“Jadi kedai sudah tutup, perempuan itu belum pulang, kemudian masuk bosnya ke dalam toko, makanya pemuda curiga,” kata Dani.

Saat warga berhasil membuka toko tersebut, mereka mendapati pemilik toko dan karyawatinya berada di dalam ruangan yang hanya terdiri dari satu ruangan dan dalam kondisi tertutup.

Dalam proses interogasi di lokasi, warga tidak menemukan bukti langsung terjadinya perbuatan asusila. Namun, dari pengakuan yang diperoleh, keduanya disebut sedang berbincang yang mengarah pada rencana melakukan perbuatan terlarang.

Dani juga mengungkapkan hasil percakapan dengan karyawati tersebut.

Baca Juga :  Gunung Ruang Erupsi, Bandara Sam ditutup Sementara

“Cuma mereka sempat berdiskusi akan mengarah pada hal tersebut (bersetubuh). Tokonya hanya satu ruangan. Saat kita tanya kepada perempuannya, dia sedang dirayu oleh laki-laki tersebut dengan iming-iming sejumlah uang agar bisa pulang kampung,” sebut Dani.

Kejadian ini kemudian menjadi viral setelah video amatir penggerebekan beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak karyawati mengenakan pakaian merah digiring keluar dari toko oleh warga yang sudah berkumpul di sekitar lokasi.

Tak lama setelah kejadian, video lain juga beredar yang memperlihatkan pemilik toko dan karyawati tersebut digiring oleh petugas Wilayatul Hisbah (WH) atau Polisi Syariah Aceh untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Meski demikian, muncul pula klarifikasi berbeda dari pihak pemuda desa setempat yang menyebut bahwa saat penggerebekan sebenarnya terdapat lima orang di dalam toko, dan tiga di antaranya merupakan keluarga. Pernyataan tersebut memunculkan perdebatan mengenai kronologi sebenarnya dari kejadian yang viral di media sosial itu.

Baca Juga :  DKPP Kritik Ketua KPU Langgar Etik, Begini Tanggapan TKN Prabowo Gibran

Hingga kini, kasus yang terjadi di Gampong Panggong tersebut masih menjadi sorotan publik dan terus dibahas di berbagai platform media sosial.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Saturday, 5 September 2026 - 10:14 WIB

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terbaru