Longsor di Desa Petungkriyono, 19 Korban Tewas, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

- Redaksi

Wednesday, 22 January 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dari berita dalam negeri, Tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban longsor yang terjadi di Desa Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu pagi (22/1/2025).

Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia yang tercatat hingga siang hari mencapai 19 orang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Abdul menjelaskan bahwa dua jenazah yang ditemukan pada pagi hari ini merupakan bagian dari daftar orang yang dilaporkan hilang setelah bencana longsor yang terjadi pada Senin (20/1).

Korban yang telah teridentifikasi meliputi Revalina (19 tahun), Suyati (P), Kiki Pramudita (23 tahun), Sutar (49 tahun), Riyanto (50 tahun), Ayat (27 tahun), Sumeri (30 tahun), Doni (27 tahun), Winarko (27 tahun), dan Supari (37 tahun).

Baca Juga :  Korban Longsor di Sukabumi Ditemukan dengan Kondisi Tinggal Tulang Usai 2 Bulan Menghilang

Selain itu, beberapa korban lain yang juga telah teridentifikasi adalah Sularso (44 tahun), Inawati (23 tahun), Afkar (4 tahun), Husnul Cholifah (35 tahun), Rokhim (40 tahun), Joni Yulianto (45 tahun), Rahmono (24 tahun), Aisah (P), dan Ta’ari (L).

Sementara itu, tujuh korban lainnya masih dalam pencarian, yaitu M. Teguh Imanto, Abiyas, Giyanto, Tegar Hapriyanto, M. Nasrulah Amin, Aurel, dan Ta’adi.

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.

Dua unit rumah dilaporkan rusak berat, dua jembatan rusak, serta tiga kendaraan roda empat mengalami kerusakan parah.

Satu unit kafe juga terdampak, dan tiga akses jalan tertutup akibat longsoran material.

Baca Juga :  Coco Gauf Juarai Tenis Grand Slam US Open 2023, Berikut Perjalanannya Hingga Final

Abdul Muhari menambahkan bahwa tim SAR menghadapi kendala besar dalam upaya penanggulangan bencana ini.

Jalur menuju lokasi yang terdampak longsor terputus, sehingga akses menuju daerah tersebut harus memutar melalui Kali Bening di Kabupaten Banjarnegara.

Meskipun demikian, BPBD Kabupaten Pekalongan bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap korban serta lokasi yang terdampak.

BNPB juga mengimbau kepada masyarakat dan tim yang sedang bertugas di lapangan untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Kondisi cuaca yang belum menentu menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko bencana lebih lanjut.

Dengan bencana yang masih terus berlanjut, tim SAR dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana berharap dapat segera menyelesaikan upaya pencarian korban yang masih hilang dan membantu warga yang terdampak untuk pulih dari bencana ini.***

Berita Terkait

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web
Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya
Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan
Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo
Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?

Berita Terkait

Wednesday, 18 February 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Tuesday, 17 February 2026 - 07:33 WIB

Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!

Monday, 16 February 2026 - 14:00 WIB

Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web

Monday, 16 February 2026 - 13:52 WIB

Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya

Monday, 16 February 2026 - 07:58 WIB

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

Berita Terbaru