Mengenal Honocoroko dan Makna Penggunaannya

- Redaksi

Friday, 9 August 2024 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksara honocoroko
(Dok. Ist)

Aksara honocoroko (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Honocoroko atau Hanacaraka merupakan salah satu bentuk aksara Jawa kuno yang memiliki nilai sejarah yang penting.

Huruf Jawa ini turunan dari aksara Brahmi. Nama honocoroko sendiri mengacu pada lima aksara pertama dalam aksara Jawa, yaitu ho-no-co-ro-ko.

Baca Juga: Aksara Ngalagena dan 6 Hal Menarik yang Bisa Dipelajari

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggunaan honocoroko pada masa lampau sangat luas, di antaranya sebagai tulisan kitab, naskah kuno, tembang Jawa, prasasti, dan surat menyurat.

Daftar Aksara Honocoroko

Berikut ini daftar Aksara Honocoroko atau aksara Jawa yang wajib diketahui:

  • Ha Na Ca Ra Ka
  • Da Ta Sa Wa La
  • Pa Dha Ja Ya Nya
  • Ma Ga Ba Tha Nga
Baca Juga :  Sentralisasi Hanya Berkaitan dengan Otoritas Formal dalam Suatu Organisasi, Berikan Opini Anda Mengenai Pernyataan Tersebut

Baca Juga: Penjelas Detail Seputar Romaji Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Makna Aksara Jawa atau Honocoroko

Makna simbolik aksara honocoroko dipercayai berkaitan erat dengan sosok Aji Saka.

Diceritakan bahwa Aji Saka menciptakan aksara honocoroko saat beliau belajar di Makkah kepada Nabi Muhammad.

Aksara honocoroko diciptakan oleh Aji Saka sebagai perbandingan dari aksara Arab yang dipelajarinya.

Aji Saka menciptakan 20 huruf, yang kemudian diwariskan turun temurun hingga masih dilestarikan hingga sekarang.

Baca Juga: Trik Belajar Bahasa Jepang agar Cepat Lancar

Pada aslinya, aksara honocoroko ditulis dengan menggunting (di bawah garis), seperti aksara Hindi.

Aksara Jawa ini dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsinya, yaitu aksara ngalegena yang merupakan aksara dasar, pasangan yang berfungsi menutup bunyi vokal di depannya, aksara murda untuk menulis awal kalimat, aksara swara yang terdiri dari huruf vokal, aksara wilangan untuk menuliskan angka, dan sandhangan sebagai aksara pelengkap untuk mengatur vokal.

Baca Juga :  Doa Ulang Tahun Islami, Jangan Lupa Panjatkan Biar Umur Panjang dan Hidup Penuh Keberkahan

Baca Juga: Mari Mengenal Rumus Kimia Protein, Beserta Asal dan Struktur Atomnya

Honocoroko memegang nilai historis yang besar dalam sejarah tulisan Jawa dan budaya Jawa pada umumnya.

Oleh karena itu, masih sangat penting untuk melestarikan dan mempelajari honocoroko agar nilai sejarah yang terkandung dalam huruf Jawa ini dapat terus dijaga dan dikenal oleh generasi sekarang dan mendatang.

Berita Terkait

Mengapa Kita Harus Berhati-hati dalam Membagikan Informasi di Internet? Jelaskan dengan Menggunakan Konsep Bahwa Informasi di Internet Bersifat Publik
Bagaimana Cara Menjaga Reputasi Diri di Dunia Maya? Jelaskan Minimal 4 Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Memposting
Siapa yang Menjahit Bendera Merah Putih? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!
Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif di Era Digital? Simak Begini Penjelasannya!
Apa Itu Tertemper? Memahami Istilah Khas Dunia Perkeretaapian Indonesia
Mengapa Terdapat Perbedaan Gagasan Dasar Negara di Sidang Pertama BPUPKI? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan dapat Dikaitkan dengan Nilai Bhineka Tunggal Ika?
Apa Makna Kemerdekaan Bagi Kehidupan yang Perlu Kamu Ketahui? Berikut Pembahasannya!

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 10:13 WIB

Mengapa Kita Harus Berhati-hati dalam Membagikan Informasi di Internet? Jelaskan dengan Menggunakan Konsep Bahwa Informasi di Internet Bersifat Publik

Monday, 24 August 2026 - 09:02 WIB

Bagaimana Cara Menjaga Reputasi Diri di Dunia Maya? Jelaskan Minimal 4 Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Memposting

Sunday, 23 August 2026 - 12:46 WIB

Siapa yang Menjahit Bendera Merah Putih? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!

Friday, 21 August 2026 - 10:19 WIB

Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif di Era Digital? Simak Begini Penjelasannya!

Thursday, 20 August 2026 - 11:11 WIB

Apa Itu Tertemper? Memahami Istilah Khas Dunia Perkeretaapian Indonesia

Berita Terbaru