Update Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

- Redaksi

Friday, 12 December 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

SwaraWata.co.id – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera pada akhir November 2025 telah menimbulkan korban jiwa yang sangat besar.

Berdasarkan data terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia terus mengalami pembaruan seiring intensnya operasi pencarian dan evakuasi.

Data Korban Terkini per 12 Desember 2025

Per Kamis, 11 Desember 2025, BNPB melaporkan bahwa total korban meninggal dunia telah mencapai 990 jiwa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, jumlah warga yang dinyatakan hilang berkurang menjadi 222 orang setelah adanya pemutakhiran dan rekapitulasi data dari lapangan.

Berikut adalah rincian korban jiwa berdasarkan provinsi hingga 12 Desember 2025:

  • Aceh: 407 orang meninggal, 31 orang hilang.
  • Sumatera Utara: 343 orang meninggal, 98 orang hilang.
  • Sumatera Barat: 240 orang meninggal, 93 orang hilang.
Baca Juga :  Meutya Hafid: Kominfo Tetap Tegas Tutup Situs Judi Meski Digugat

Bencana ini telah berdampak pada lebih dari 3,3 juta jiwa dan memaksa hampir satu juta orang untuk mengungsi pada puncaknya.

Jumlah korban tewas terus bertambah dalam beberapa hari terakhir:

  • Selasa, 9 Desember: Korban meninggal dilaporkan sebanyak 964 jiwa dengan 264 orang hilang.
  • Rabu, 10 Desember: Angka meningkat menjadi 969 jiwa setelah ditemukan lima jenazah tambahan. Korban hilang berkurang menjadi 252 orang.
  • Kamis, 11 Desember: Bertambah lagi menjadi 990 jiwa setelah operasi evakuasi menemukan 21 jenazah dalam sehari, dengan 16 di antaranya di Aceh Utara.

Dampak Luas dan Upaya Penanganan

Tragedi ini bukan hanya merenggut nyawa tetapi juga menyebabkan kerusakan infrastruktur masif. Lebih dari 157.000 rumah rusak, bersama dengan ribuan fasilitas umum, pendidikan, dan kesehatan. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah.

Baca Juga :  China Gebrak Dunia dengan Peluncuran Internet 10G Tercepat di Dunia

Meski jumlah korban jiwa masih mungkin berubah, upaya pemulihan dan konsolidasi pengungsian telah mulai dilakukan. Jumlah pengungsi tercatat mulai mengalami penurunan.

BNPB dan berbagai elemen pemerintah terus bekerja maksimal untuk menangani dampak bencana yang merupakan salah satu yang terparah di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini.

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru