Harga Beras Terus Naik, Bagaimana Dengan Kebutuhan Pangan?

- Redaksi

Saturday, 16 September 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar beras dan padi (Tangkapan Layar)

SwaraWarta.co.id– Hingga kini harga beras terus mengalami kenaikan. Hal ini tentu membuat sejumlah masyarakat turut merasakan dampaknya. Bahkan kenaikan harga beras ini telah terjadi di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu daerah yang turut merasakan kenaikan harga beras yaitu Semarang. Sebelumnya harga beras di daerah tersebut untuk kelas medium dibanderol dengan harga Rp 12.500 per kilogram. Saat ini harga beras di daerah tersebut mencapai Rp 15.000 per kilogram.

Dikutip dari sejumlah sumber, kenaikan harga beras juga turut terjadi di daerah Flores Timur. Beras di daerah tersebut bisa mencapai Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per kilogramnya. Tidak hanya beras, sejumlah bahan pangan lainnya juga ikut mengalami kenaikan harga.

Baca Juga :  Kejam! Suami di Bogor Tega Bacok Istrinya Sendiri

Meskipun harga beras terus melonjak naik, sejumlah bahan pangan justru mengalami penurunan harga. Sebagai contohnya yaitu telur ayam, semula harganya berkisar Rp 30.250 per kilogram. Sekarang harga telur ayam di pasaran sekitar Rp 29.850 per kilogramnya.

Untuk mengatasi harga beras yang terus melonjak, Jokowi turut memerintahkan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan operasi pasar. Pemerintah sendiri dikabarkan tengah menyiapkan beras sekitar 641.000 ton untuk disalurkan ke keluarga penerimaan manfaat.

Pemberian beras ini akan berlangsung mulai bulan September, Oktober dan November. Nantinya setiap penerimaan KPM akan mendapat beras sekitar 10 kg per bulan. 

“Semuanya akan diguyur beras secara masif, kita harap dengan itu harga beras akan mulai turun,” ungkap presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan di salah satu pasar daerah Banten.

Baca Juga :  Pemerintah Lakukan Pengendalian Produksi untuk Stabilkan Harga Ayam Hidup

Dilain tempat, Syahrul Yasin Limpo selaku menteri pertanian mengungkapkan memprediksi bahwa dampak dari El Nino mampu membuat produksi beras nasional mengalami penurunan secara drastis. 

”Analisis kami, kita akan kehilangan 380.000 ton beras karena El Nino sedang. Kalau El Nino sangat kuat, kita akan kehilangan 1,2 juta ton beras. Oleh karena itu, kita tidak boleh terlalu PD (percaya diri) dengan data. 

Itu (analisis kehilangan beras) yang membuat kita harus menyediakan penanaman baru seluas 500.000 hektar,” ungkap Syahrul Yasin Limpo beberapa saat lalu. 

Tidak hanya itu saja, wakil satgas pangan Polda Jawa Tengah mengungkapkan bahwa kenaikan harga beras dipengaruhi oleh penurunan produksi gabah sejak bulan Agustus hingga September 2023. 

Baca Juga :  Asrama Sekolah Terbakar, 13 Orang Dinyatakan Meninggal

“Sebelumnya 755.274 ton di awal bulan Agustus menjadi 395.415 ton di awal September 2023,” ujar wakil Satgas Pangan Polda Jawa Tengah.

Berita Terkait

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Beli Perak untuk Investasi: Panduan Cerdas bagi Pemula
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Cara Investasi Emas untuk Pemula dengan Aman, Kamu Wajib Coba!
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Thursday, 29 January 2026 - 15:14 WIB

Cara Beli Perak untuk Investasi: Panduan Cerdas bagi Pemula

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Thursday, 29 January 2026 - 15:01 WIB

Cara Investasi Emas untuk Pemula dengan Aman, Kamu Wajib Coba!

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Berita Terbaru