104 kasus HIV ditemukan di Magetan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Kasus HIV kembali ditemukan di Magetan 104 orang positif 5 diantaranya ibu hamil. ( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idKasus HIV kembali ditemukan di Magetan Jawa Timur. Sejumlah 104 orang positif terpapar virus tersebut. 

Menurut catatan dinas kesehatan, penderita kasus HIV terdeteksi saat melakukan pemeriksaan ke layanan kesehatan. 

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus HIV yang terjadi di Magetan ternayata didominasi oleh beredarnya kaum LSL ( Lelaki Seks Lelaki). 

Sub Koordinir Program HIV Dinas Kesehatan Magetan Agus Yudi Purnomo mengungkapkan bahwa penderita HIV selalu meningkat per tahunnya. 

Tercatat, sejak tahun 2000 hingga 2023 terdapat kasus HIV sebanyak 609 penderita di Magetan.

“Dari total 609 tersebut yang hidup ada 402 ODHIV (orang dengan HIV) dan 215 di antaranya menjalani pengobatan secara rutin di Puskesmas,” ujar Agus menjelaskan. 

Diantara 609 penderita tersebut 5 orang diketahui dalam kondisi hamil. Sehingga tidak dapat melahirkan secara normal.

“Mereka tidak bisa melahirkan normal karena penularannya tinggi. Namun, penularan bisa ditekan jika melahirkan secara operasi. Saat ini semuanya rutin berobat sehingga viral loadnya rendah,” ujar Agus menjelaskan. 

Agus berpendapat bahwa penularan HIV sepanjang tahun 2021 – 2022 akibat LSL lebih tinggi dibandingkan ibu rumah tangga. 

Dinkes setempat menjelaskan bahwa kaum LSL tidak hanya terjadi pada kalangan orang dewasa saja melainkan juga remaja tingkat SMP dan SMA. 

Agus menjelaskan bahwa pihaknya masih kesulitan dalam menembus komunitas LSL. Padahal sudah seharusnya kaum tersebut mendapatkan edukasi penularan HIV. 

Untuk menjalankan pencegahan, pihak dinkes setempat telah menerapkan program mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT).

Program tersebut telah dijalankan oleh 6 puskesmas di daerah Magetan

“Tahun ini sudah kami lakukan sebanyak 13 kali untuk mendeteksi penderita sekaligus edukasi. Kami juga lakukan skrining pada calon pengantin, HIV, sifilis dan hepatitis,” tambahnya. 

Untuk mengupayakan pengobatan dan penyembuhan, dinkes setempat telah menyediakan layanan perawatan. 

Tercatat saat ini telah terdapat sekitar 11 layanan perawatan yang tersebar secara merata di kabupaten Magetan. 

Tidak hanya di Magetan saja, sebelumnya kota Madiun juga telah melakukan deteksi dini penularan HIV di kalangan kaum LSL. 

Seperti yang diketahui, saat ini memang sedang marak peningkatan kaum LSL yang mampu memicu berbagai penyakit mulai dadi cacar monyet hingga HIV. 

Untuk mengatasi penularan HIV di semua kalangan diperlukan kerja sama antara diri sendiri dengan dinas kesehatan sehingga upaya penanggulangan HIV berjalan lancar.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Eliano Reijnders Sindir Halus John Herdman? “Jawaban yang Tepat” Usai Dicoret dari Timnas Indonesia

SwaraWarta.co.id – Nama Eliano Reijnders langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Gelandang Persib Bandung…

2 hours ago

Link Video Siswi SMA Digilir oleh 3 Pria Viral di Sosmed, Warganet Dibuat Penasaran?

SwaraWarta.co.id - Dunai maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang diduga menampilkan seorang siswi SMA…

2 hours ago

Berapa Harga Paspor 10 Tahun? Ini Rincian Biaya dan Cara Buatnya!

SwaraWarta.co.id - Berapa harga paspor 10 tahun saat ini menjadi salah satu pertanyaan yang paling…

2 hours ago

Perbedaan SSD dan HDD: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Komputer Kamu?

SwaraWarta.co.id - Memahami perbedaan SSD dan HDD merupakan langkah awal yang krusial sebelum kamu memutuskan…

5 hours ago

Simvastatin Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Samping yang Wajib Kamu Tahu

SwaraWarta.co.id - Simvastatin obat apa sih sebenarnya? Pertanyaan ini sering kali muncul ketika dokter memberikan…

22 hours ago

VIRAL! Video Sepasang Kekasih di Kontrakan Bikin Geger, Netizen: Astaga, Kok Bisa?

SwaraWarta.co.id - Jagat maya kembali dihebohkan dengan video viral yang menampilkan sepasang kekasih diduga melakukan…

22 hours ago