Generatif AI dari Perusahaan Red Hat Diklaim Bisa Meningkatkan Otomatisasi IT

Red Hat Inc. Rilis Generatif AI-SwaraWarta.co.id (Sumber: Freepik)

SwaraWarta.co.id – Lagi, pesaing AI mulai bermunculan, kali ini rilisan dari perusahaan solusi open source.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sama halnya dengan produk AI sejenis, kemampuannya dalam pemanfaatan data menjadi unggulan fitur-fitur yang disematkan ke dalamnya.

Red Hat, Inc., yang merupakan perusahaan solusi open source terkemuka di dunia,  meluncurkannya dengan brand Red Hat Ansible Lightspeed yang merupakan produk kolaborasi dengan perusahaan IBM Watsonx Code Assistant.

Ini adalah layanan generative AI yang membantu perusahaan meningkatkan otomatisasi IT secara menyeluruh dengan menghasilkan rekomendasi konten melalui interaksi pengguna.

Ansible Lightspeed juga terintegrasi dengan IBM Watsonx Code Assistant, memanfaatkan model dasar IBM untuk membuat konten Ansible dengan cepat.

Dikembangkan khusus untuk Ansible, layanan ini berperan sebagai jembatan antara konsepsi otomatisasi dan pembuatan konten Ansible.

Fokusnya bukan hanya pada mempermudah akses otomatisasi untuk seluruh tim IT, tetapi juga mendukung praktik konten terbaik dan pemeliharaan di seluruh organisasi.

Hasilnya adalah implementasi otomatisasi yang lebih baik dan konsisten secara menyeluruh.

Ashesh Badani, Senior Vice President dan Chief Product Officer di Red Hat, menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) membuka peluang besar bagi perusahaan untuk mempercepat inovasi.

Red Hat telah menciptakan dua pendekatan praktis dan terfokus pada prioritas eksisting, yaitu menyediakan fondasi untuk membangun, meningkatkan, dan mendistribusikan beban kerja AI, serta memperkuat platform kami dengan kemampuan AI, termasuk Ansible.

Menurutnya, “Dengan menunjukkan potensi kecerdasan buatan domain-specific untuk otomatisasi IT di tingkat komunitas, ketersediaan umum Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant memiliki potensi untuk mengatasi kesenjangan keterampilan,

meningkatkan efisiensi organisasi, dan memungkinkan tim IT enterprise memberikan nilai bisnis yang lebih besar,” ungkap Ashesh Badani dalam pernyataan pers yang diterima pada Jumat, 15 Desember.

Layanan AI khusus, Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant, telah dilatih menggunakan data Ansible.

Ini menggabungkan pengalaman langsung dengan inovasi teknis untuk memberikan rekomendasi konten yang lebih akurat, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Layanan ini berfungsi sebagai perpanjangan alami dari alur kerja Red Hat Ansible Automation Platform yang sudah ada, bekerja bersama dengan rangkaian lengkap alat konten Ansible.

Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant melakukan pemindaian terhadap konten Ansible yang ada, membantu dalam standarisasi dan peningkatan kualitas melalui rekomendasi, serta mematuhi standar industri.

Selain itu, layanan ini membantu menjaga keamanan data pribadi dengan isolasi data, menjaga informasi pelanggan tetap aman dan meminimalkan risiko kebocoran data.

Sesuai dengan prinsip open source Red Hat, pengalaman Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant didesain dengan transparansi, kolaborasi, dan opsi sebagai nilai inti.

Pencocokan sumber konten memberikan pengguna visibilitas terhadap sumber, penulis, dan lisensi yang mungkin digunakan untuk melatih data guna menghasilkan rekomendasi konten.

Hal ini memastikan bahwa kontributor mendapatkan pengakuan yang pantas atas kontribusi mereka, sementara tim dapat lebih percaya diri terhadap konten yang dihasilkan oleh AI.

AI dan otomatisasi IT telah membawa inovasi cepat ke berbagai industri, namun masih ada banyak peluang yang belum tergarap dalam teknologi.

Pratinjau teknologi Ansible Lightspeed dengan IBM Watsonx Code Assistant memberikan wawasan tentang potensi yang dapat dicapai dengan menggabungkan kecerdasan buatan domain-specific dengan otomatisasi IT,” ujar Keri Olson, Wakil Presiden Manajemen Produk, IBM Watsonx Code Assistant.

Red Hat Ansible Lightspeed kini dapat diakses secara umum dengan berlangganan Ansible Automation Platform Anda, sedangkan IBM Watsonx Code Assistant tersedia dengan pembelian terpisah.

Peningkatan kemampuan untuk melatih model khusus organisasi akan segera tersedia dalam tahun ini.

Kita tunggu kehebatan brand Red Hat ini sampai sejauh mana, apakah akan sama seperti produk AI sejenis atau jauh lebih baik?***

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Gus Kikin Itu Siapa? Simak Rekam Jejak Karier dan Profil Singkatnya!

SwaraWarta.co.id - Gus Kikin itu siapa sebenarnya sampai nama beliau sering melintas di linimasa media…

19 hours ago

Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

SwaraWarta.co.id - Berapa digit nomor yang harus diinput saat melakukan transaksi PLN postpaid di etrans?…

19 hours ago

Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif di Era Digital? Mari Kita Bahas!

SwaraWarta.co.id - Mengapa ASN dan organisasi publik dituntut untuk memiliki nilai adaptif kini menjadi pertanyaan…

20 hours ago

Kenapa Gritte Agatha Tidak Boleh Tampil di TV? Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya!

SwaraWarta.co.id - Kenapa Gritte Agatha tidak boleh tampil di tv? Nama Gritte Agatha mungkin sudah…

20 hours ago

Cara Buat Surat Sakit Sekolah yang Benar dan Alasan Langsung Diterima Guru

SwaraWarta.co.id - Bagaimana cara buat surat sakit sekolah ini bakal membantu kamu menyusun izin resmi…

20 hours ago

4 Cara Membuat Squishy Sendiri di Rumah yang Lembut dan Slow Rising

SwaraWarta.co.id - Cara membuat squishy ternyata jauh lebih mudah dari yang kamu bayangkan, bahkan tanpa…

2 days ago