Generatif AI dari Perusahaan Red Hat Diklaim Bisa Meningkatkan Otomatisasi IT

- Redaksi

Saturday, 16 December 2023 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Red Hat Inc. Rilis Generatif AI-SwaraWarta.co.id (Sumber: Freepik)

SwaraWarta.co.id – Lagi, pesaing AI mulai bermunculan, kali ini rilisan dari perusahaan solusi open source.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sama halnya dengan produk AI sejenis, kemampuannya dalam pemanfaatan data menjadi unggulan fitur-fitur yang disematkan ke dalamnya.

Red Hat, Inc., yang merupakan perusahaan solusi open source terkemuka di dunia,  meluncurkannya dengan brand Red Hat Ansible Lightspeed yang merupakan produk kolaborasi dengan perusahaan IBM Watsonx Code Assistant.

Ini adalah layanan generative AI yang membantu perusahaan meningkatkan otomatisasi IT secara menyeluruh dengan menghasilkan rekomendasi konten melalui interaksi pengguna.

Ansible Lightspeed juga terintegrasi dengan IBM Watsonx Code Assistant, memanfaatkan model dasar IBM untuk membuat konten Ansible dengan cepat.

Dikembangkan khusus untuk Ansible, layanan ini berperan sebagai jembatan antara konsepsi otomatisasi dan pembuatan konten Ansible.

Fokusnya bukan hanya pada mempermudah akses otomatisasi untuk seluruh tim IT, tetapi juga mendukung praktik konten terbaik dan pemeliharaan di seluruh organisasi.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Alasan Honorer Tak Terima THR

Hasilnya adalah implementasi otomatisasi yang lebih baik dan konsisten secara menyeluruh.

Ashesh Badani, Senior Vice President dan Chief Product Officer di Red Hat, menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) membuka peluang besar bagi perusahaan untuk mempercepat inovasi.

Red Hat telah menciptakan dua pendekatan praktis dan terfokus pada prioritas eksisting, yaitu menyediakan fondasi untuk membangun, meningkatkan, dan mendistribusikan beban kerja AI, serta memperkuat platform kami dengan kemampuan AI, termasuk Ansible.

Menurutnya, “Dengan menunjukkan potensi kecerdasan buatan domain-specific untuk otomatisasi IT di tingkat komunitas, ketersediaan umum Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant memiliki potensi untuk mengatasi kesenjangan keterampilan,

meningkatkan efisiensi organisasi, dan memungkinkan tim IT enterprise memberikan nilai bisnis yang lebih besar,” ungkap Ashesh Badani dalam pernyataan pers yang diterima pada Jumat, 15 Desember.

Layanan AI khusus, Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant, telah dilatih menggunakan data Ansible.

Baca Juga :  Jelang Tradisi Suro, Polres Blitar Gencar Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Ini menggabungkan pengalaman langsung dengan inovasi teknis untuk memberikan rekomendasi konten yang lebih akurat, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Layanan ini berfungsi sebagai perpanjangan alami dari alur kerja Red Hat Ansible Automation Platform yang sudah ada, bekerja bersama dengan rangkaian lengkap alat konten Ansible.

Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant melakukan pemindaian terhadap konten Ansible yang ada, membantu dalam standarisasi dan peningkatan kualitas melalui rekomendasi, serta mematuhi standar industri.

Selain itu, layanan ini membantu menjaga keamanan data pribadi dengan isolasi data, menjaga informasi pelanggan tetap aman dan meminimalkan risiko kebocoran data.

Sesuai dengan prinsip open source Red Hat, pengalaman Ansible Lightspeed dengan Watsonx Code Assistant didesain dengan transparansi, kolaborasi, dan opsi sebagai nilai inti.

Pencocokan sumber konten memberikan pengguna visibilitas terhadap sumber, penulis, dan lisensi yang mungkin digunakan untuk melatih data guna menghasilkan rekomendasi konten.

Baca Juga :  KPU RI Terima Data Transaksi yang Cukup Janggal dari PPATK

Hal ini memastikan bahwa kontributor mendapatkan pengakuan yang pantas atas kontribusi mereka, sementara tim dapat lebih percaya diri terhadap konten yang dihasilkan oleh AI.

AI dan otomatisasi IT telah membawa inovasi cepat ke berbagai industri, namun masih ada banyak peluang yang belum tergarap dalam teknologi.

Pratinjau teknologi Ansible Lightspeed dengan IBM Watsonx Code Assistant memberikan wawasan tentang potensi yang dapat dicapai dengan menggabungkan kecerdasan buatan domain-specific dengan otomatisasi IT,” ujar Keri Olson, Wakil Presiden Manajemen Produk, IBM Watsonx Code Assistant.

Red Hat Ansible Lightspeed kini dapat diakses secara umum dengan berlangganan Ansible Automation Platform Anda, sedangkan IBM Watsonx Code Assistant tersedia dengan pembelian terpisah.

Peningkatan kemampuan untuk melatih model khusus organisasi akan segera tersedia dalam tahun ini.

Kita tunggu kehebatan brand Red Hat ini sampai sejauh mana, apakah akan sama seperti produk AI sejenis atau jauh lebih baik?***

Berita Terkait

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
Cara Restart iPhone dengan Mudah dan Cepat untuk Semua Tipe
JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!
Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026
4 Cara Mengatasi Game COC Tidak Bisa Dibuka: Solusi Ampuh Anti Gagal
Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan
Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui
Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Friday, 4 September 2026 - 11:09 WIB

Cara Restart iPhone dengan Mudah dan Cepat untuk Semua Tipe

Friday, 4 September 2026 - 09:31 WIB

JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!

Thursday, 3 September 2026 - 09:38 WIB

Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026

Thursday, 3 September 2026 - 08:02 WIB

4 Cara Mengatasi Game COC Tidak Bisa Dibuka: Solusi Ampuh Anti Gagal

Berita Terbaru

Cara Restart iPhone

Teknologi

Cara Restart iPhone dengan Mudah dan Cepat untuk Semua Tipe

Friday, 4 Sep 2026 - 11:09 WIB

4 Prinsip Geografi

Pendidikan

4 Prinsip Geografi yang Perlu Kamu Ketahui

Friday, 4 Sep 2026 - 09:12 WIB