Konsekuensi Pencabutan KJP Bagi Pelaku Tawuran Pasar Rebo

- Redaksi

Tuesday, 30 January 2024 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tawuran Pasar Rebo, Satu Korban Tangannya Putus-SwaraWarta.co.id (Sumber: DetikNews)

SwaraWarta.co.id – Anggota DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, telah menyuarakan tuntutan yang mendesak kepada Pemerintah Provinsi DKI untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait status kepemilikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus para pelaku tawuran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dianggapnya penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan terhindar dari tindakan kekerasan.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di Jakarta, Justin menyoroti perlunya langkah lebih lanjut, termasuk kemungkinan peraturan daerah (perda) yang lebih tegas.

Ia mengatakan perihal diperlukannya juga perda dengan lebih tegas untuk memberikan konsekuensi pencabutan bantuan sosial terhadap keluarga yang anggotanya kerap terlibat tawuran.

Dia menekankan penggunaan uang pajak untuk mendukung warga DKI yang membutuhkan bantuan pendidikan, sambil menjaga ketertiban.

Baca Juga :  Mahkamah Konstitusi Segera Memutuskan Batas Usia Capres dan Cawapres

Pernyataannya muncul setelah kejadian tawuran melibatkan pelajar di Kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang menyebabkan korban luka parah pada bagian tangan.

Tak hanya itu, Justin juga menyoroti pentingnya menindak tegas pelaku tawuran yang masih di bawah umur, dengan mengacu pada hukum yang berlaku.

Dalam konteks ini, dia mendesak agar Dinas Pendidikan mengusut identitas pelaku tawuran dan memeriksa status kepemilikan KJP Plus.

Aturan terkait bantuan sosial, khususnya KJP Plus, menjadi sorotan Justin.

Pergub 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan memberikan dasar untuk pencabutan bantuan kepada pelajar yang terlibat dalam tawuran.

Justin menekankan perlunya penegakan aturan ini untuk menciptakan efek jera dan memastikan tanggung jawab yang sesuai.

Baca Juga :  Sertifikasi Guru TW 3 2025 Telah Cair: Ini Jadwal, Besaran, dan Daerah yang Menerima

Kondisi tawuran yang marak tidak hanya terbatas pada Kawasan Pasar Rebo.

Pada hari yang sama, tawuran antarwarga di depan Mal Bassura, Jakarta Timur, menyebabkan lima polisi terluka.

Menghadapi situasi ini, Justin meminta Satpol PP untuk meningkatkan patroli, terutama di titik-titik rawan.

Justin juga menyinggung soal Satpol PP yang setidaknya jangan sering berkantor dari dalam gedung, tapi perbanyak patroli di kawasan pasar, jembatan, perlintasan kereta, atau wilayah rawan gangguan ketertiban umum.

Sebelumnya, seorang remaja berusia 18 tahun, DS, mengalami luka parah pada pergelangan tangannya setelah terlibat tawuran di kolong flyover Pasar Rebo.

Kejadian ini memicu respons dari Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana, yang menyebutkan bahwa korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Kasus Pelecehan Seksual oleh Oknum Dokter di Malang

Dalam konteks kondisi keamanan dan ketertiban, Justin Adrian menilai pentingnya keterlibatan aktif Satpol PP untuk menjaga ketertiban umum.

Pernyataannya mencerminkan kekhawatiran akan maraknya tindakan kekerasan di tempat-tempat umum dan perlunya langkah-langkah konkret untuk mengatasinya.

Dengan berbagai tuntutan dan pandangan tersebut, Justin Adrian memperjuangkan langkah-langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang aman, terutama di sekitar sekolah.

Melalui pernyataannya, dia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan, untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.***

Berita Terkait

Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 07:15 WIB

Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?

Tuesday, 20 October 2026 - 07:52 WIB

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Berita Terbaru