Jasad Remaja yang Tenggelam di Waduk Cirata Akhirnya Ditemukan

- Redaksi

Wednesday, 20 December 2023 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Waduk Cirata-SwaraWarta.co.id (Sumber: Limawaktu)

SwaraWarta.co.id – Insiden kecelakaan di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengejutkan banyak pihak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empung (14), seorang remaja dari Kecamatan Karangtengah, dilaporkan hilang tenggelam saat sedang memancing bersama dua temannya.

Basarnas Bandung dan petugas gabungan dari BPBD Cianjur, PMI Cianjur, dan TNI/Polri melakukan pencarian intensif selama tiga hari sebelum berhasil menemukan jasad korban sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur, Asep Sukma Wijaya, menyampaikan bahwa pihak keluarga korban menerima kenyataan dengan pasrah dan memutuskan untuk memakamkan jasad Empung di pemakaman umum daerah.

Mereka menolak dilakukannya visum di RSUD Sayang Cianjur. Keputusan ini menggambarkan ketabahan keluarga dalam menghadapi situasi sulit.

Asep juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berwisata air, khususnya saat membawa anak-anak.

Baca Juga :  SMKN 4 Yogyakarta Usulkan Hentikan Program Makan Bergizi Gratis

Pengawasan ketat dan pendampingan diperlukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru, puluhan petugas dan 1.800 Relawan Tangguh Bencana (Retana) ditempatkan di berbagai obyek wisata air di Cianjur untuk memastikan pengawasan dan pengamanan bagi para wisatawan.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Bandung, Herry Marantika, telah memerintahkan timnya untuk melakukan pencarian cepat dengan menggunakan perahu karet, aqua eye, drone, dan alat pencarian bawah air.

Semua upaya dilakukan dengan harapan menemukan tubuh korban secepat mungkin.

Meskipun teman-teman Empung telah berusaha melakukan pencarian segera setelah kejadian, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Peran nelayan setempat juga menjadi kunci dalam penyisiran tengah dan pinggiran waduk.

Kerjasama antara Basarnas Bandung, BPBD Cianjur, PMI Cianjur, TNI/Polri, dan masyarakat setempat menjadi pilar utama dalam menjalankan operasi pencarian.

Baca Juga :  Evil Dead Rise: Teror Roh Jahat dari Kitab Necronomicon yang Bangkitkan Kengerian di Bioskop

Tim dibekali dengan teknologi canggih seperti drone dan alat pencarian bawah air untuk meningkatkan efektivitas pencarian.

Keberhasilan menemukan jasad Empung disambut kelegaan oleh keluarganya, meskipun dalam suasana haru.

Kecelakaan ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di perairan.

Setiap libur panjang, pihak berwenang intensif melakukan pengawasan untuk mencegah kecelakaan dan memberikan rasa aman kepada para wisatawan.

Kehadiran Relawan Tangguh Bencana (Retana) yang mencapai 1.800 orang menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

Mereka tidak hanya berperan dalam situasi darurat seperti pencarian korban tenggelam, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan pengamanan selama periode libur.

Penting untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan saat berwisata air.

Baca Juga :  BMKG Himbau Masyarakat agar Waspada Terhadap Cuaca Ekstem

Hal ini mencakup pemahaman tentang potensi risiko, tindakan pencegahan, dan respons cepat dalam situasi darurat.

Dengan demikian, kesadaran akan keselamatan dapat ditingkatkan, dan potensi kecelakaan dapat diminimalkan.

Keputusan keluarga untuk menolak visum di RSUD Sayang Cianjur mencerminkan kepercayaan dan penghargaan terhadap proses penyelamatan.

Pemakaman di pemakaman umum daerah juga menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi Empung.

Masyarakat sekitar dan pihak berwenang juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang tengah merasa kehilangan tersebut.

Tragedi di Waduk Cirata menjadi cerminan bahwa kehati-hatian selalu diperlukan, terutama dalam aktivitas di sekitar perairan.

Pihak berwenang dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terkontrol.

Semua pihak dapat bersinergi untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan meminimalkan risiko kecelakaan di tempat-tempat wisata air.***

Berita Terkait

Gunung Merapi Siaga Level III: Awan Panas 2 Km Meluncur, Warga Diminta Waspada!
Belum Terima PKH Tahap 3 September 2026? Ini Cara Usulkan Diri sebagai Penerima Bansos
Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus September 2026, Siapa Saja yang Berhak Menerimanya?
Amal Buton Adik Arie Kriting Meninggal Dunia Jelang Pernikahan, Sakit Apa? Ini Faktanya
Guruh Soekarno Putra Sakit Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
VIRAL! Pelecehan Seksual di Mikrotrans Jak 31: Korban Mengalami Depresi!
KAJ September 2026 Kapan Cair? Cek Faktanya di Sini, Jangan Sampai Salah Info!
Viral! Link Video A Day in My Life Ramai Diburu Netizen di TikTok, Pemerannya Sepasang Pria Gay? Simak Faktanya!

Berita Terkait

Sunday, 27 September 2026 - 10:39 WIB

Gunung Merapi Siaga Level III: Awan Panas 2 Km Meluncur, Warga Diminta Waspada!

Saturday, 26 September 2026 - 13:26 WIB

Belum Terima PKH Tahap 3 September 2026? Ini Cara Usulkan Diri sebagai Penerima Bansos

Saturday, 26 September 2026 - 13:24 WIB

Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus September 2026, Siapa Saja yang Berhak Menerimanya?

Saturday, 26 September 2026 - 13:15 WIB

Amal Buton Adik Arie Kriting Meninggal Dunia Jelang Pernikahan, Sakit Apa? Ini Faktanya

Saturday, 26 September 2026 - 11:00 WIB

Guruh Soekarno Putra Sakit Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Berita Terbaru