Terdesak Ekonomi, Seorang Ibu Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

- Redaksi

Saturday, 8 June 2024 - 04:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi pencabulan
(Dok. Ist)

swarawarta.co.id – Sebuah kasus pencabulan anak oleh ibu kandung terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian tersebut terekam dalam video yang menyebar di media sosial. 

ibunya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan motifnya diyakini terkait masalah ekonomi. 

Baca Juga: Seorang Pelatih Renang di Bogor dilaporkan Usai diduga Cabuli Muridnya Sendiri

“Hasil sementara motif ekonomi. Disuruh oleh akun Facebook IS (Icha Shakila),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024).

Dalam seminggu terakhir, telah terjadi dua kasus serupa di mana ibu-ibu merekam aksi cabul pada anak kandung mereka. 

Baca Juga :  Tiba di Kejagung, Sandra Dewi Hanya Tebar Senyum

Kedua pelaku mengaku melakukan hal tersebut atas perintah akun Facebook yang tidak diketahui identitasnya. 

Baca Juga: Seorang Guru Tega Cabuli Muridnya Sendiri hingga 2 Kali

“Berdasarkan keterangan tersangka, kenapa tersangka sampai melakukan perbuatan tersebut? Sementara keterangan tersangka, awalnya tersangka melihat ada di beranda Facebook-nya tersangka muncul transfer-transfer uang, orang yang memberikan uang, menjanjikan pekerjaan,” ujarnya.

Menanggapi kasus tersebut, polisi sudah menangkap AK (26), ibu yang mencabuli putra kandungnya yang berusia 10 tahun di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Motif AK diduga terkait dengan masalah ekonomi. Kasus ini menyita perhatian publik setelah informasinya menyebar di media sosial. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengonfirmasi bahwa AK telah ditahan sebagai tersangka. 

Baca Juga :  2 Penambang Timah Ilegal Jadi Korban Tanah Longsor di Bangka Barat

Dia mengatakan, video tersebut dibuat atas perintah akun Facebook bernama Icha Shakila yang muncul di beranda Facebook AK. 

“Tersangka AK ini men-DM (direct message), melakukan komunikasi melalui Facebook Messenger ya melalui jalur pribadi, gimana caranya dapat uang itu? Dan gimana caranya dapat duit. Tersangka diminta oleh akun Facebook Icha ini untuk melakukan persetubuhan, merekam persetubuhannya dengan anaknya,” ujarnya

Setelah AK menghubungi Icha Shakila, dia diminta membuat video hubungan badan dengan anaknya sebagai syarat mendapatkan uang. Aksi AK merekam pencabulan anaknya sendiri dan mengirimkan video tersebut ke akun Facebook Icha Shakila.

“Disepakati, dikirimlah video itu ke Facebook Icha itu,” ujarnya.

Berita Terkait

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Gaji Cepat Boros? Ini 5 Cara Mengatur Keuangan Bulanan Paling Ampuh Khas Anak Muda!

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Berita Terbaru