Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Kemenag Membuka Seleksi Petugas Haji 1445 H/2024, Berikut Persyaratannya!

Kementerian Agama dengan penuh semangat siap membuka pintu seleksi untuk merekrut para petugas penyelenggara ibadah haji.

Kementerian Agama dengan penuh semangat siap membuka pintu seleksi untuk merekrut para petugas penyelenggara ibadah haji.



SwaraWarta.co.id - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama dengan penuh semangat siap membuka pintu seleksi untuk merekrut para petugas penyelenggara ibadah haji.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kelompok Terbang (Kloter) dan PPIH Arab Saudi sedang mencari sosok-sosok unggul yang siap menjalani tugas mulia ini.

Segera catat tanggalnya, karena pendaftaran akan resmi dibuka mulai 7 Desember 2023.

Dalam pengumuman yang berlangsung di Jakarta, Direktur Bina Haji Ditjen PHU, Arsad Hidayat, menyampaikan kabar gembira ini kepada masyarakat.

"Hari ini, dengan bangga kami sampaikan kepada publik bahwa gerbang seleksi petugas haji untuk PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi akan terbuka lebar. 

Proses pendaftaran akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 17 Desember 2023," ungkap Arsad Hidayat dengan penuh semangat.

Menurut Arsad, seleksi petugas haji akan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota.

Para pendaftar yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan akan mengikuti ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CAT).

"Seleksi CAT tingkat Kabupaten/Kota akan diselenggarakan pada 21 Desember 2023. Mereka yang melangkah ke tahap selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi," jelas Arsad.

Keputusan peserta yang berhak maju ke seleksi tingkat provinsi akan diumumkan pada 23 Desember 2023.

Di tingkat provinsi, selain menghadapi ujian CAT, peserta juga akan mengikuti proses wawancara yang dijadwalkan pada 28 Desember 2023.

"Hasil seleksi tingkat Provinsi akan kita umumkan pada tanggal 11 Januari 2024," tegas Arsad dengan penuh keyakinan.

Jadi, bagi para calon petugas penyelenggara ibadah haji, bersiaplah untuk meraih kesempatan ini. Jadilah bagian dari tim yang akan memastikan ibadah haji berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Segera daftarkan diri Anda dan tunjukkan dedikasi serta kesiapan Anda untuk melangkah dalam perjalanan suci ini. Sukses untuk para calon penyelenggara ibadah haji pilihan!

Berikut Persyaratan PPIH Kloter:

a. Syarat Umum
1) Warga Negara Indonesia;
2) Beragama Islam;
3) Berbadan sehat;
4) Laki-laki atau perempuan;
5) Tidak dalam keadaan hamil;
6) Berkomitmen dalam pelayanan Jemaah;
7) Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik; dan
8) Mampu mengoperasikan Microsoft Office dan Aplikasi Pelaporan PPIH berbasis Android dan/atau iOS dibuktikan dengan surat pernyataan;

b. Syarat khusus

1) Ketua Kloter
a) Pegawai ASN Kementerian Agama;
b) Berusia paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 58 tahun pada saat mendaftar;
c) Memahami fiqih manasik dan alur perjalanan haji;
d) Memiliki kemampuan memimpin (leadership), koordinasi, dan komunikasi;
e) Diutamakan berpendidikan paling rendah sarjana di bidang Agama Islam;
f) Diutamakan sudah menunaikan ibadah haji; dan
g) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris.

2) Pembimbing Ibadah Kloter
a) Berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar;
b) Telah menunaikan ibadah haji;
c) Memiliki sertifikat pembimbing manasik;
d) Memahami fiqih manasik dan alur perjalanan haji;
e) Pegawai ASN Kementerian Agama, unsur Perguruan Tinggi Islam, Organisasi Kemasyarakatan Islam, dan Pondok Pesantren;
f) Berkomitmen melaksanakan tugas bimbingan manasik kepada jemaah haji pra keberangkatan dibuktikan dengan surat pernyataan;
g) Berpendidikan paling rendah sarjana; dan
h) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris.

Berikut Persyaratan PPIH Arab Saudi:

a. Syarat Umum
1) Warga Negara Indonesia;
2) Beragama Islam;
3) Berbadan Sehat;
4) Laki-laki dan/atau Perempuan;
5) Tidak dalam keadaan hamil;
6) Berkomitmen dalam pelayanan Jemaah;
7) Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik;
8) Mampu mengoperasikan Microsoft Office dan Aplikasi Pelaporan PPIH berbasis Android dan/atau iOS dibuktikan dengan surat pernyataan;
9) Pegawai ASN dan/atau pegawai pada Kementerian Agama, pegawai ASN kementerian/lembaga, TNI dan POLRI, unsur masyarakat dari organisasi kemasyarakatan Islam, lembaga keagamaan Islam, dan Pondok Pesantren;
10) Diutamakan Pejabat/Pegawai Kementerian Agama yang memiliki pengetahuan, pengalaman atau membidangi Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

b. Syarat Khusus

1) Pelaksana Pelayanan Akomodasi:
a) Usia paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar; dan
b) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris.

2) Pelaksana Pelayanan Konsumsi:
a) Usia paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar; dan
b) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris.

3) Pelaksana Pelayanan Transportasi:
a) Usia paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar; dan
b) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris.

4) Pelaksana Bimbingan Ibadah:
a) Usia paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar;
b) Telah menunaikan ibadah haji;
c) Memahami bimbingan ibadah dan manasik haji;
d) Memiliki sertifikat pembimbing manasik haji; dan
e) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris.

5) Pelaksana SISKOHAT:
a) Usia paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar;
b) Pegawai yang bertugas sebagai operator SISKOHAT pada Kementerian Agama Pusat, Kantor Wilayah, atau Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota dengan masa kerja paling sedikit 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari atasan;
c) Mampu mengoperasikan aplikasi SISKOHAT;
d) Diutamakan mampu berbahasa Arab dan/atau Inggris; dan
e) Diutamakan pernah mengikuti bimbingan teknis SISKOHAT yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal atau memiliki sertifikat atau piagam.

 



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter