Korban Serangan Israel di Gaza Terus Bertambah, Mencapai Angka 17 Ribuan

- Redaksi

Friday, 8 December 2023 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Serangan Israel di Gaza Tembus 17 Ribuan Orang-SwaraWarta.co.id (Sumber: NU Online)

SwaraWarta.co.id – Serangan sporadis yang dilakukan oleh pihak militer Israel di Gaza semakin memperburuk keadaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban-korban masyarakat sipil terus berjatuhan setiap harinya. Upaya perundingan damai yang difasilitasi oleh PBB masih belum mencapai kesepakatan.

Hingga saat ini, jumlah korban tewas warga Palestina akibat serangan Israel di Jalur Gaza kini mencapai 17.177 sejak 7 Oktober, ini berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Sebanyak 70 persen dari korban tersebut adalah anak-anak dan perempuan, dengan 46 ribu orang lainnya mengalami luka akibat serangan yang intens di wilayah Palestina yang terblokir.

Baca Juga :  Kartu Prakerja Gelombang 60 Resmi Dibuka

Setidaknya 290 petugas medis telah kehilangan nyawa, 103 ambulans rusak, dan 160 pusat layanan kesehatan menjadi target serangan Israel.

Sebanyak 20 rumah sakit dan 46 pusat perawatan primer terpaksa tidak dapat beroperasi, ungkap al-Qudra.

“Kami menghadapi kesulitan dalam menghitung jumlah korban tewas dan luka akibat serangan itu, terutama karena putusnya komunikasi,” tambahnya.

Israel melanjutkan serangan militer di Jalur Gaza pada 1 Desember setelah jeda kemanusiaan selama seminggu berakhir.

Serangan ini dilakukan sebagai respons terhadap serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober yang disebut-sebut menewaskan 1.200 warga Israel.

Hingga saat ini, pasukan militer Israel terus memperluas serangan daratnya di Gaza.

Dalam laporan terbaru, tank-tank tentara Israel kini bergerak menuju pusat kota Khan Younis setelah malam penuh penembakan artileri dan bentrokan di sekitar Gaza.

Baca Juga :  Atasi Lonjakan PHK, Kemnaker Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Program Pelatihan

Selain di Gaza, pasukan Israel juga aktif di Tepi Barat yang diduduki. Di sana, pasukan Zionis dilaporkan melakukan penggerebekan dan menangkap lebih banyak warga Palestina.

Pelapor khusus PBB menyatakan perlunya menghentikan pembantaian warga sipil, terutama saat rumah sakit di Gaza berjuang untuk menangani lonjakan jumlah warga Palestina yang memerlukan perawatan darurat.

Kabarnya, Amerika Serikat (AS) juga memberlakukan sanksi terhadap Israel.

Jurnalis Al Jazeera melaporkan bahwa militer Israel bersiap menghadapi pertempuran sengit selama berhari-hari di Khan Younis, wilayah yang dianggap sebagai benteng utama Hamas dengan banyak pemimpin kelompok tersebut.

Meskipun mereka bergerak hati-hati karena diperkirakan banyak tawanan di sana, hal ini merupakan bagian dari rencana untuk memindahkan operasi lebih jauh ke selatan.

Baca Juga :  Susan Wojcicki, Mantan CEO YouTube, Meninggal Dunia pada Usia 56 Tahun

Laporan tersebut memprediksi operasi intensif militer Israel akan diperpanjang selama empat atau lima minggu hingga pertengahan Januari, dengan kemungkinan pertempuran terberat dalam perang dua bulan tersebut dalam beberapa hari ke depan.*****

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru