Kuatir Banjir Bandang Susulan, Sejumlah Warga Agam, Sumatera Barat Memilih Mengungsi

- Redaksi

Saturday, 9 December 2023 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Warga Agam Pilih Mengungsi, Kuatir Banjir Susulan-SwaraWarta.co.id (Sumber: Posmetro Padang)

SwaraWarta.co.id – Bukan hanya di Sumatera Utara, banjir bandang pun menerjang Provinsi Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Agam.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak kerusakan yang disebabkan oleh aliran banjir bandang tersebut, selain bangunan, banyak warga masyarakat pun yang ikut terdampak.

Ditambah lagi adanya banjir bandang susulan yang menerjang setelah banjir utama beberapa waktu sebelumnya.

Menurut informasi, sekitar 74 warga di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengungsi karena dampak banjir bandang susulan pada Jumat (8/12) malam.

Sekitar 73 orang dari 27 kepala keluarga mencari perlindungan di kantor Wali Nagari atau Desa Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, menurut Sekretaris BPBD Agam, Olkawendi, di Lubuk Basung pada hari Sabtu.

Baca Juga :  Jeritan Ibu-ibu Usai Suaminya Terjerat Judi Online, Ada yang Masuk Bui hingga Cerai

BPBD Agam bekerja sama dengan Pemerintah Nagari memberikan bantuan selimut dan logistik, serta kebutuhan utama lainnya kepada korban banjir bandang.

Beberapa warga telah kembali ke rumah mereka untuk membersihkan dampak material banjir, sementara yang lain tetap bertahan di kantor wali nagari, karena masih kuatir akan kembalinya banjir susulan.

Banjir bandang ini merupakan kelanjutan dari curah hujan tinggi pada malam sebelumnya, yaitu Kamis (7/12).

Dampak dari banjir bandang ini adalah ikut terbawanya bongkahan material banjir bandang, berupa tanah dan batu, yang juga  menimbun salah satu sawah milik warga, yakni Mirin berusia 74 tahun yang siap panen dengan ukuran 50 meter panjang, 10 meter lebar, atau seluas 50 meter persegi.

Baca Juga :  Riccardo Calafiori Cedera, Italia Pulangkan ke Arsenal Lebih Cepat

Selain itu, dampak banjir lainnya menerjang sawah milik Yulisna (40) dengan ukuran 30-50 meter panjang, 7-10 meter lebar, juga terdampak dalam kondisi siap panen.

Material dari banjir bandang juga mencapai dinding TK Kembang Melati hingga menyebabkan jebolnya dinding dan masuknya lumpur ke dalamnya.

Dikabarkan, Material ini merusak dua petak bangunan Kantor Guru TK.

Laporan lain menyebutkan bahwa material longsor juga menerjang rumah warga, termasuk milik Suhendri (59), Ismalin (57), dan Mardina (69).

Material dari banjir bandang juga menimbun lapangan bola voli serta menutupi akses jalan dengan tinggi mencapai 1-2 meter dan panjang 100 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Tim Gabungan Pemkab Agam telah membersihkan material ini dan berusaha menyelesaikannya secepat mungkin, agar bisa kembali digunakan seperti sedia kala.****

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB