Luhut : Ibu Kota Nusantara Simbol Kedaulatan Anak Bangsa, Bukan Warisan Kolonial

- Redaksi

Saturday, 17 August 2024 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Luhut (Dok.ist)

Potret Luhut (Dok.ist)

SwaraWarta.co.id Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, berbicara tentang Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam peringatan HUT ke-79 Indonesia pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Luhut menegaskan bahwa IKN adalah ibu kota yang dibangun oleh bangsa Indonesia sendiri, bukan oleh kolonial. Ia menekankan pentingnya perencanaan dan pembangunan yang baik, serta bahwa IKN dibangun dengan dana dan tenaga dari anak-anak bangsa.

Baca Juga: Jelang Ganti Kepemimpinan, Prabowo Komitmen Lanjutkan IKN

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan perencanaan yang baik, pembangunan yang baik IKN akan menjadi suatu ibu kota yang bukan didirikan kolonial penjajah kita lagi, tapi didirikan oleh anak bangsa, dari dana anak bangsa, dari perencanaan anak bangsa, dan dieksekusi oleh anak-anak bangsa,” ujar Luhut dikutip dari video dalam akun Instagram @luhut.pandjaitan, Sabtu (17/8).

Baca Juga :  Shin Tae-yong Jadi Wakil Ketua Umum KFA, Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Saat berkunjung ke IKN beberapa hari sebelumnya, Luhut menyatakan bahwa perpindahan ibu kota dari Jakarta ke IKN adalah sebuah cita-cita besar yang mulai terwujud.

Ia juga mengingatkan bahwa untuk mencapai cita-cita besar ini, semua pihak harus bersatu dan kompak. Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak bisa dicapai oleh satu orang saja, tetapi harus dengan kerja sama semua pihak.

“Kuncinya kita semua harus kompak. Tidak bisa merasa bahwa satu orang saja yang membuat Indonesia baik. Indonesia tidak bisa maju, menjadi high income country, tanpa kekompakan kita bersama,” tutur Luhut.

Luhut juga membahas pentingnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa visi Indonesia adalah pembangunan yang berwawasan lingkungan, di mana keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan pelestarian alam menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 5 Anggota Sindikat Pengedar Uang Palsu, 2 di Antaranya Kepala Desa Aktif

Selain itu, Luhut menekankan bahwa perkembangan teknologi dan arus globalisasi adalah tantangan bagi para pemimpin masa depan.

Menurutnya, adaptasi dan inovasi harus terus dilakukan agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang menciptakan sesuatu, bukan sekadar menjadi penikmat.

Luhut juga menambahkan bahwa desentralisasi dan pemerataan pembangunan adalah fondasi untuk mencapai Indonesia yang maju.

Ia mengingatkan bahwa meletakkan fondasi sebuah bangsa adalah tugas yang berat, tetapi menjaga agar fondasi tersebut tetap kokoh adalah tanggung jawab yang lebih besar.

Persatuan dan kesatuan antar seluruh elemen bangsa Indonesia, menurut Luhut, bukan hanya nilai moral, tetapi juga aset strategis yang sangat penting untuk kejayaan negara.

Baca Juga: Kunjungan ke IKN, Sugiri Sancoko Ungkap Fakta Ini!

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia Tingkatkan Perlindungan WNI yang Terjerat Hukum di Luar Negeri

“Meletakkan pondasi sebuah bangsa adalah tugas yang berat, tetapi menjaga agar bangunan itu tetap kokoh adalah tanggung jawab yang lebih besar. Inilah tantangan bagi kita semua, terutama mereka yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan mendatang. Persatuan dan kesatuan antar seluruh elemen bangsa Indonesia bukan hanya merupakan nilai moral, tetapi juga aset strategis yang sangat penting bagi kejayaan ibu pertiwi,” tutur Luhut

Berita Terkait

Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Kapan Cair? Simak Info Resmi dan Cara Ceknya
3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara
Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terkait

Saturday, 10 January 2026 - 15:41 WIB

Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Kapan Cair? Simak Info Resmi dan Cara Ceknya

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Berita Terbaru