Lagi, Aksi Bullying Anak SD! Kali Ini di Bekasi, Korban Meninggal

- Redaksi

Thursday, 7 December 2023 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak SD Korban Bullying di Bekasi Meninggal-SwaraWarta.co.id (Sumber: BeritaSatu.com)

SwaraWarta.co.id – Aksi bullying yang melibatkan anak-anak kembali marak, kali ini dialami oleh seorang anak SD di Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang semula dibully dengan cara dijegal kakinya sampai jatuh, akhirnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban yang merupakan seorang siswa kelas VI SD berusia 12 tahun dengan inisial F ini, yang mengalami amputasi setelah diduga menjadi korban bullying dan kakinya dijegal oleh seorang teman sekolah, telah meninggal dunia pagi ini.

Karena hal ini, polisi akhirnya menetapkan satu tersangka terkait kejadian tersebut.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul, menyatakan bahwa tersangka tersebut adalah seorang rekan sekolah yang saat kejadian disebut sebagai ABH (anak berhadapan dengan hukum).

Baca Juga :  Kanwil Imigrasi Jatim Buka Layanan Paspor dengan 1.079 Kuota, Cek Jadwal dan Lokasinya!

Proses hukum sedang berlangsung, dan berkas perkara telah dilimpahkan kepada Kejari Kabupaten Bekasi.

Pengacara F, Mila Ayu Dewata, mengonfirmasi kabar meninggalnya siswa kelas VI SD berusia 12 tahun di Bekasi.

F diduga menjadi korban bullying yang mengakibatkan amputasi kakinya.

F meninggal di Rumah Sakit Hermina Bekasi pada Kamis (7/12) pukul 02.25 WIB dini hari.

Jenazah F telah dipindahkan ke rumah duka dan akan dimakamkan di TPU Pedurenan setelah waktu Zuhur.

Seorang siswa kelas VI SD di Bekasi, F (12), menjadi korban bullying teman sekolah yang berakhir dengan amputasi kaki.

Polisi menyebutkan bahwa korban mengalami luka karena kakinya dijegal saat hendak membeli makanan.

“Korban hendak membeli makanan di kantin sekolah. Namun, sebelum sampai ke kantin, korban diduga dijegal oleh seorang pelaku anak.

Baca Juga :  Panduan Rahasia Memilih VPS dan Hosting Indonesia

Tindakan tersebut menyebabkan cedera pada kaki korban,” ujar Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul, ketika dihubungi pada Rabu (1/11).

Hotma menyatakan bahwa pihak korban telah melaporkan kasus tersebut kepada polisi, dan pihak kepolisian telah mengambil langkah untuk menyelidiki masalah ini.

“Sudah ada laporannya. Kami menangani ini dengan cepat, dan saat ini kasus tersebut sedang diselidiki secara menyeluruh,” ungkapnya.

Akibat perundungan pada bulan Februari 2023, F mengalami cedera dan infeksi pada kakinya.

Kondisi kaki F semakin memburuk, dan akhirnya, F dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sejumlah dokter dari berbagai rumah sakit mendiagnosis bahwa F mengidap kanker tulang dan perlu menjalani amputasi pada kaki kirinya.

Baca Juga :  Kemenkumham Usulkan Pemecatan ASN Yogyakarta Terkait Penipuan Acara Fun Bike

Saat ini, F sedang dirawat di rumah sakit khusus kanker setelah menjalani tindakan amputasi tersebut.

Dengan kian banyak terjadinya praktik bullying di sekolah, kita selaku orang tua harus lebih jeli lagi dalam mengawasi anak.

Selaku orang tua kita harus memberikan penerangan kepada anak bahwa perbuatan bullying itu sangat tidak diperbolehkan karena membahayakan orang.*****

Berita Terkait

Bagaimana Kalian Mendapatkan Status Kewarganegaraan Jelaskan Disertai dengan Alasan Hukum Sebagai Dasar Penentuan?
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Lingkungan Kelurahan atau Desa Bekerja Sama dengan Pihak Lain Jelaskan? Berikut ini Pembahasannya!
Bagaimana Sejarah Munculnya Sengketa Batas Wilayah Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!
Jelaskan Langkah yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Masalah Kriminalitas? Berikut Ini Pembahasannya!
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Bagaimana Peran Serta Indonesia dalam Perdagangan antar Bangsa? Berikut Ini Pembahasannya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:37 WIB

Bagaimana Kalian Mendapatkan Status Kewarganegaraan Jelaskan Disertai dengan Alasan Hukum Sebagai Dasar Penentuan?

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Wednesday, 13 May 2026 - 07:49 WIB

Apakah Lingkungan Kelurahan atau Desa Bekerja Sama dengan Pihak Lain Jelaskan? Berikut ini Pembahasannya!

Tuesday, 12 May 2026 - 14:48 WIB

Jelaskan Langkah yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Masalah Kriminalitas? Berikut Ini Pembahasannya!

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Berita Terbaru