Demokrat Siapkan AHY sebagai Calon Wakil Presiden dalam Pilpres 2024 Bersama Prabowo Subianto. Keputusan Ada di KIM

- Redaksi

Tuesday, 19 September 2023 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demokrat siapkan AHY sebagai cawapres apabila diminta oleh Prabowo Subianto (Instagram/bimataindonesia))

SwaraWarta.co.id – Partai Demokrat telah menunjukkan kesiapannya untuk mendukung Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden (cawapres) jika diminta. Namun, keputusan akhir akan tergantung pada kesepakatan dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Herman Khaeron, Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat, menjelaskan bahwa partainya akan mengikuti keputusan yang diambil oleh KIM terkait cawapres yang akan diusung bersama Prabowo Subianto. Mereka siap berkolaborasi dengan pihak lain dalam koalisi ini.

“Hanya jika koalisi tersebut telah menetapkan cawapres, kita akan mengikutinya,” ujar Herman.

Sementara itu, jika AHY diminta untuk menjadi cawapres oleh koalisi, Demokrat siap mendukungnya. Herman menegaskan bahwa partai tersebut akan bersedia jika AHY dipilih sebagai mitra Prabowo Subianto dalam Pilpres.

Herman juga mengungkapkan bahwa keputusan resmi Demokrat untuk bergabung dalam koalisi atau kerja sama Pilpres 2024 akan diumumkan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan diselenggarakan pada tanggal 21 September 2023.

Sebelumnya, pada tanggal 17 September 2023, Partai Demokrat telah menyatakan dukungan mereka kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024. Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan tertutup antara Demokrat dan partai lain yang tergabung dalam KIM di kediaman Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga :  Pilu, Bocah di Nias Diduga jadi Korban Penganiayaan hingga Alami Cacat

Sebelumnya, Demokrat juga menjalin komunikasi politik dengan PDIP dan Puan Maharani. Namun, setelah Demokrat memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto, AHY mengirim pesan kepada Puan Maharani untuk mengucapkan permintaan maaf karena tidak bisa bersama PDIP dalam Pemilu 2024. Puan merespons pesan tersebut dengan mengucapkan terima kasih atas silaturahmi yang telah terjalin.

Demikianlah perkembangan terbaru terkait dukungan Demokrat dalam Pilpres 2024 dan kesiapan mereka terhadap potensi pencalonan AHY sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Berita Terkait

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Saturday, 31 October 2026 - 07:35 WIB

Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Berita Terbaru

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi

Pendidikan

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!

Saturday, 31 Oct 2026 - 11:12 WIB