Polisi Sumatra Barat akan Melakukan Penyidikan Terkait Banyaknya Korban yang Meninggal di Gunung Marapi

- Redaksi

Thursday, 7 December 2023 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Sumbar) sedang bersiap untuk melakukan penyidikan.


SwaraWarta.co.idKepolisian Daerah Sumatra Barat (Sumbar) sedang bersiap untuk melakukan penyidikan terkait akibat banyaknya korban pendaki yang meninggal akibat erupsi gunung marapi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka akan memanggil pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, menciptakan teka-teki kekinian terkait aktivitas mendebarkan pendakian Gunung Marapi yang tak terduga. 

Mulai Minggu, 3 Desember, Gunung Marapi mengeluarkan erupsi abu vulkanik.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyono, memastikan bahwa setelah operasi penyelamatan berakhir, para pekerja dari BKSDA akan berada di pusat untuk diinterogasi tentang kepatuhan mereka terhadap standard operating procedure (SOP) dan regulasi yang mengatur kegiatan dari Gunung Marapi.

Baca Juga :  Dieng Culture Festival 2024: Pesona Tradisi Ruwatan Anak Berambut Gimbal Menarik Ribuan Wisatawan

“Dengan peristiwa bencana ini yang berujung pada korban jiwa, kami akan menyelidiki pihak BKSDA Sumbar, sebab merekalah yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian di Taman Wisata Alam (TWA) Marapi,” ujar Dwi Sulistyono, yang menggambarkan suasana tegang seperti dalam film thriller.

Panggilan ini tidak hanya menjadi acara rutin, tetapi juga puncak dari kisah tragis yang diawali dengan erupsi Marapi yang memakan korban pendaki tak bersalah. 

Tim pencari dan penyelamat yang tak kenal lelah berhasil menemukan satu lagi korban pada siang hari Rabu, menambah dramatisasi dari kejadian ini.

Seorang korban perempuan dengan penuh misteri dievakuasi turun gunung, siap untuk mengikuti proses identifikasi yang memerlukan sentuhan detektif dari Tim DVI. 

Baca Juga :  Rekomendasi Skincare Pria untuk Mencerahkan Wajah

Dengan ditemukannya korban tersebut, seluruh 75 pendaki yang tercatat dalam daftar pencarian telah berhasil ditemukan, memberikan sedikit kelegaan pada panggung tragedi ini.

Dwi menekankan bahwa angka 75 itu hanya mencakup mereka yang berani mendaftar secara online sebelum merasakan sensasi mendaki. 

Namun, dalam sentuhan dramatisnya, dia juga menyiratkan ketidakpastian, khawatir bahwa ada pendaki lain yang mungkin telah merayap tanpa terdeteksi di aplikasi, menjadikan upaya pencarian ini semakin mendebarkan.

Sementara personel gabungan terus menyisir lokasi, menghadapi hujan abu dan erupsi yang terus berlangsung, kita pun ditantang untuk terus memantau kejadian ini. 

Dalam kejadian besar ini, tim pencarian dan penyelamat dari berbagai agensi, mulai dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, PMI, hingga masyarakat setempat, menjadi pemeran utama yang tak kenal lelah untuk mengakhiri kejadian ini dengan penuh perjuangan untuk melakukan evakuasi para korban.

Baca Juga :  Lowongan R&D Packaging Development Supervisor Wings Jepara

Berita Terkait

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini
Apa Manfaat Utama PJP Bagi Lansia? Panduan Lengkap Menjaga Kualitas Hidup di Usia Senja
Kapan Hari Vespa Sedunia? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Friday, 24 April 2026 - 09:07 WIB

Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya

Friday, 24 April 2026 - 03:48 WIB

Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya

Berita Terbaru